Dirikan Dapur Umum Mandiri, Kampung Tangguh Buduran Sidoarjo Suplai 300 Nasi Bungkus Sehari

SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM: Suplai makanan pada warga yang tak bisa mudik dan terdampak PHK di tengah peneraban PSBB jilid II,Tim Relawan Percepatan Penanganan Gugus Covid-19 Buduran dirikan Dapur Umum mandiri yang berlokasi di RT 05 RW 02 Desa Buduran Kec Buduran Kab Sidoarjo Jawa Timur.

Sekitar 300 nasi bungkus tiap harinya untuk di distribusikan pada warga yang membutuhkan.Diantaranya warga indekos pendatang yang tidak bisa pulang, warga lansia dan warga setempat,yang berprofesi supir taksi,pengemudi ojek online (ojol) dan karyawan yang sudah tidak bekerja lagi(dirumahkan).

Untuk bahan makanan di cafer 70 % dari swadaya masyarakat dan sisanya dari pihak ke 2 tiga yang mendonasikan pada relawan Gugus Covid 19 Buduran.

Baca:  Hendak Masuk Sidoarjo, Mobil Satu Keluarga ODP Covid-19 Dihentikan Petugas Check Point Porong

Ide ini terbersit dengan identitas wilayah Buduran adalah kawasan industri,banyak penduduk mukiman yang notabenya keluar masuk Kecamatan Buduran,apalagi di tengah maraknya tenaga kerja outsorching.

“Kegiatan ini dilakukan secara swadaya dengan harapan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang terdampak covid-19,” tutur Tri Agustiono Ketua Koordinator Relawwn Sabtu (23/05/2020).

Dapur umum ini, lanjut Tri Agust, menerima bantuan logistik barupa bahan-bahan sembako dari masyarakat yang hendak berpartisipasi membantu. Bagi warga yang ingin berdonasi logistik dapat langsung menghubungi ketua tim Relawan RW 02 Desa Buduran.,”imbuhnya.

Selain mendirikan dapur umum mandiri,Tim gugus tugas juga mendirikan posko konsultasi Covid 19,yang berguna bagi masyarakat yang kurang memahami Standart Opersiaonal Prosedur (SOP) protokol kesehatan dan cara memutus mata rantai korona serta mengedukasi masyarakat tentang penularan korona antar manusia.

Baca:  Pamit Beli Sabun, Nenek di Ponorogo Ditemukan Tewas Tercebur Sumur Tua

Di lapangan,pantauan reporter Kanalindonesia.com tampak guyup dan kompak ibu – ibu PKK saling bahu membahu memasak makanan untuk mereka yang membutuhkan,mereka seakan tidak pernah bosan dan capek demi mendukung program pemerintah dengan misi penyelamatan nyawa orang banyak.

Di lokasi.terlontar ucapan terimakasih dari Ketua RT 6 pada ibu – ibu PKK dengan antusiasnya mereka bersinergi,”di ucapakan terimakasih pada ibu-ibu yang dengan rela mengorbankan tenaga dan waktunya,Semoga dapur umum ini bisa menjadi contoh untuk daerah-daerah lain dalam proses PSBB di Sidoarjo, karena ini sangat membantu,” ungkapnya.(irw)