Tanggulangi COVID-19, Polres Ponorogo Siapkan Puluhan Kampung Tangguh

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Polres Ponorogo menyiapkan 63 kampung tangguh dalam rangka upaya penanggulangan dan memutus mata rantai penyebaran wabah bencana COVID-19.

Rencana pembentukan puluhan kampung tangguh ini disampaikan Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto kepada kanalindonesia.com Senin(25/05/2020).

“Jadi ini merupakan wujud membentuk kesadaran masyarakat untuk kesiapsiagaan baik dari sisi logistik, tempat isolasi, petugas pemakaman, satgas yang bisa kita arahkan untuk membuat kampung tangguh bencana yang terorgainisir dan siap digerakan kapan saja,”ucap Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto.

Disebutkan Kapolres, pihaknya saat ini telah membentuk kampung tangguh sudah mencapai limapuluh persen dari target sejumlah 63 desa, dimana yang menjadi prioritas adalah desa yang sudah berstatus zona merah.

Baca:  Paslon Unsur PNS Diminta Segera Melengkapi Surat Pemberhentian Sebagai PNS

“Target kita 63 desa, dan kurang lebih sudah lima puluh persen sudah terbentuk, dan ini terus kita kembangkan agar program ini bisa ditiru di seluruh desa. Kita upayakan seluruh desa di Ponorogo menjadi desa yang tangguh terhadap penanggulangan bencana ini,”terang Kapolres.

Dikatakan AKBP Arief, rencana ke depan akan dibentuk desa tangguh di setiap kecamatan,” tapi kita utamakan yang kita jadikan pilod project yaitu desa yang sudah berstatus zona merah, dimana di daerah tersebut ada yang terkonfirmasi positif, sehingga kita berikan penyuluhan agar mereka tersadar bisa membentuk desa tangguh tersebut,”tutur AKBP Arief.

Lebih lanjut dijelaskan Kapolres,”dengan dibentuknya kampung tangguh ini, diharapkan masyarakat selalu siap sedia dan bisa secara daya membentuk kesiapsiagaan dari sisi logistik, tempat isolasi dan lain lain, mereka sanggup mengadakan dan mendukung, sehingga bisa mengeliminir terjadinya penyebaran COVID-19 di Ponorogo,”tegas Kapolres.

Baca:  Ungkap Investasi Bodong Sapi Perah, Polres Ponorogo Amankan Otak Pelaku

Dari enampuluh tiga kampung tangguh ini nanti, direncanakan minimal setiap kecamatan akan terbentuk tiga kampung  tangguh termasuk desa yang sudah menjadi zona merah.