Doa bersama

TANJUNGPINANG, KANALINDONESIA.COM Untuk mengenang 40 hari gugurnya 53 Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402 saat latihan di Perairan Utara Bali pada tanggal 25 April 2021 lalu, Kepala Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (RSAL) dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang Kepri Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto, Sp.JP.,M.A.R.S bersama seluruh keluarga besar RSAL terkait menggelar doa bersama di Mushola Ar Rasyid Rumkital dr. Midiyato Suratani, beberapa waktu lalu.

Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto, Sp.JP.,M.A.R.S selaku Karumkital dr. Midiyato Suratani mengatakan, doa bersama ini sebagai bentuk wujud belasungkawa, rasa simpati dan penghormatan RSAL dr. Midiyato Suratani beserta seluruh keluarga besarnya atas gugurnya 53 para kesatria awak kapal selam KRI Nanggala 402, saat mengemban tugas negara dalam melaksanakan latihan penembakan torpedo pada tanggal 25 April 2021 di perairan utara Bali. Kapal selam buatan Jerman tersebut tenggelam di kedalaman lebih kurang 838 meter saat menjelang latihan bersama.

Lebih lanjut, beliau mengatakan, bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk ketaqwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sebagai penghormatan atas jasa-jasa para pahlawannya.

“Kegiatan doa bersama ini menjadi penghormatan dan penghargaan kepada para patriot yang gugur serta rasa simpati kepada keluarga yang ditinggalkan serta sekaligus bentuk meningkatkan sinergitas dan soliditas TNI Angkatan Laut,”tuturnya.

Ditempat terpisah anggota Nasrani di ruang Gedung Serba Guna Pulau Serasan Paroh Nasrani

Para pejabat dan anggota yang hadir terlihat khusuk melantunkan doa untuk awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan utara Bali.

Semoga para almarhum diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan gugur dalam keadaan secara khusnul khotimah.

Doa bersama ini dipimpin oleh Ustadz Dinul Mustaqim, dihadiri oleh Karumkit beserta seluruh para Kadep, para Kasatker, seluruh personil dan keluarga besar Rumkital dr. Midiyato Suratani.@wn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here