DPC PKB Jombang Desak Pemkab Berikan Perhatian ke Pesantren Jelang Penerapan New Normal

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Jelang penerapan kebijakan new normal atau kenormalan baru oleh pemerintah pusat, DPC PKB Jombang mendesak kepada pemerintah Kabupaten Jombang untuk memperhatikan pendidikan pondok pesantren. Dikarenakan Jika kebijakan new normal diterapkan dikehidupan masyarakat, pondok pesantren di kabupaten jombang juga akan terdampak.

Jombang sebagai icon Kota Santri yang punya ribuan Pondok dan ratusan ribu santri yang berasal dari seluruh wilyah Indonesia perlu mendapatkan perhatian khusus kalau nanti kebijakan new normal benar benar diterapkan. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah pelaksanaan Protokol kesehatan dilingkungan pondok pesantren karena akan terjadi berkumpulnya banyak santri dalam satu komplek pondok.

Menurut H. Mas’ud Zuremi ( Ketua DPC PKB Jombang) yang sekaligus juga Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Pemerintah Kabupaten harus mengalokasikan Dana APBD yang sudah di setujui dalam penganan Covid 19 untuk pondok pesantren karena sarana dan prasaran pesantren sangat minim kalau pendidikan dilingkungan pesantren di buka kembali.

Baca:  Merasa Bayar Pajak Tanah, Seger Mau Bongkar Tembok dengan Sejumlah Persyaratan

Kita tidak ingin ketika pondok pesantren mulai di buka kembali akan ada penularan kembali Covis 19 dilingkungan pesantren ujar abah Mas’ud panggilan akrabnya.

Hasil pengamatan di beberapa fasilitas kesehatan untuk pencegahan covid-19 di pondok pesantren masih jauh dari memadai. Masih banyak pondok pesantren yang belum memiliki fasilitas kesehatan. Kondisi ini jelas memperhatinkan sebab penularan penyebaran Covid-19 nyata di depan mata sementara kemampuan pondok pesantren sangat minim karena terbentur masalah dana. Jika tidak segera diantisipasi, ancaman Covid 19 bagi keselamatan jiwa baik kyai, santri maupun pendidik dilingkungan pesantren akan terjadi.

Oleh sebab itu, perhatian pemkab jombang sangat dibutuhkan seiring dengan akan diterapkannya kebijakan pemerintah terkait new normal tersebut. Jika tidak, pondok pesantren dengan segala potensi besarnya akan menjadi masalah baru bagi bangsa ini.

Baca:  Jalan Rusak, Warga Desa Petiken Gresik Tanami Pisang