Bupati Trenggalek Siap Menjadi Percontohan Pemulihan New Normal

Bupati H Moch Nur Arifin di pertemuan IKAT via virtual

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Bupati Trenggalek,H Mochamad Nur Arifin menyampaikan kesanggupannya menjawab tantangan Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak, Trenggalek menjadikan daerah yang dipimpinnya ini percontohan pemulihan ekonomi ditengah pandemi.

Hal ini disampaikan bupati saat digelar Halal Bihalal secara virtual dengan Ikatan Keluarga Asli Trenggalek (IKAT), Rabu (27/5).

Dikatakannya, tentunya Pemerintah Kabupaten Trenggalek tidak bisa berpasrah dengan keadaan seperti ini, dengan tetap tidak mengendurkan kewaspadaan terhadap wabah pandemi Covid 19.

“Apalagi kasus penyebaran Covid 19 di Trenggalek cukup minim dan ke semua kasus positif bukanlah kasus dengan transmisi lokal,”katanya.

Kepada awak media, Bupati Trenggalek ini menuturkan, jika melihat kasus covid-19 di Trenggalek itu bukan menjadi episentrum dan belum ada transmisi lokal.

Baca:  Ibnu Multazam DPR RI dan Amin Tohari DPRD Trenggalek Kompak Lawan Covid-19

“Sebenarnya kita bisa punya kekuatan untuk mendeklarasikan diri menjalani new normal,” tuturnya.
Namun Arifin mengingatkan, dengan adanya new normal itu bukan berarti semua pembatasan wilayah perbatasan dibuka terus checkpoinnya ditutup.

“Melainkan pembatasan akan tetap dilakukan, check point malah akan semakin kita perketat, kemudian setiap pendatang didata,” tegasnya.

Karena, masih penuturan Arifin, Covid ini belum hilang, sedangkan resiko sakit dan kematiannya juga otomatis belum hilang.

Apapun judulnya new normal tidak boleh mengabaikan keselamatan jiwa warga masyarakat Kabupaten Trenggalek. Jadi pihaknya akan segera meluncurkan paket beberapa kegiatan new normal tersebut.

“Tetapi sekali lagi tanpa mengorbankan keselamatan warga masyarakat Kabupaten Trenggalek. Karena ini yang paling penting,” tandas pria yang akrab disapa Gus Ipin ini.

Baca:  Jaga Kesehatan Anggota Polsek Tugu Diperiksa Urkes

Terpisah, Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak, yang juga ikut dalam IKAT, sangat berharap Trenggalek bisa segera melakukan new normal ini dan mampu menjadi percontohan bagi kabupaten/ kota yang lain.

“Trenggalek cukup memungkinkan untuk bisa memulihkan perekonomian lebih cepat “New Normal” dibandingkan dengan Kabupaten/ Kota yang lain,’ungkap Emil.

Karena, masih kata Dia, kasus Corona di Trenggalek cukup minim 7 positif dengan merupakan tranmisi luar atau penularan dari luar Trenggalek dan 4 diantaranya sudah dinyatakan sembuh.

“Ini hasil yang membanggakan,”katanya.

Sementara Emil Dardak menyinggung hal lain di pertemuan IKAT tersebut yakni konsep Bupati Trenggalek tentang hygiene tourism untuk menarik wisatawan.

“Ini merupakan sebuah ide yang menarik dan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi beberapa obyek wisata di Trenggalek,”tandasnya.

Baca:  Dewan Terima Ajuan BPBD Rp3.9 M Untuk Covid-19 di Bulan Mei

Sebab, dalam kondisi seperti ini tidak mungkin masyarakat akan berwisata jauh, seperti keluar negeri ataupun provinsi yang lain.

“Tentunya mereka akan lebih memilih berwisata yang dekat seperti di Trenggalek bila itu menerapkan hygiene tourism,”tuturnya.

Di sektor perekonomian yang lain, Emil juga memuji langkah Bupati Trenggalek yang membuka lebar ruang investasi dengan mempermudah perizinan.

“Rangsangan insentif untuk izin usaha yang masuk, ini juga untuk menggelaiatkan perekonomian di Trenggalek,”pungkasnya.(gos/ham)