Pemilik Depot Jamu di Ponorogo Meninggal Mendadak, Petugas Evakuasi Kenakan APD COVID-19

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Diduga asam lambung naik, Bahtiar(57) pemilik rumah dan toko (ruko) yang tiap hari berjualan jamu dan pakaian meninggal mendadak di ruko miliknya yang berada di Desa Ngumpul, Kecamatan Balong, Ponorogo, Jatim, Jumat (29/05/2020).

Petugas yang melakukan evakuasi jenazah korban semua mengenakan APD lengkap protokol COVID-19.

Kapolsek Balong AKP. Hariyanto saat dihubungi awak media melalui sambungan telpun membenarkan adanya orang meninggal mendadak di utara perempatan Ngumpul tepatnya di depan BRI Ngumpul Kecamatan Balong.

Kejadian bermula saat korban bernama Batisar (57) yang baru pindah dari Babel tiga bulan yang lalu ini pagi harinya sempat mengeluh kepada istrinya jika kurang enak badan dan asam lambung naik. Dan pamitan untuk rebahan di dalam kamar, namun sekitar pukul 11.30 WIB ditengok ke kamar, korban sudah meninggal dunia.

Baca:  Ratu Sabu Ponorogo Divonis 4 Tahun Penjara

Mengetahui hal tersebut, salah satu keluarga kemudian menghubungi Polsek Balong.

Mendapati laporan tersebut, anggota Polsek Balong bersama petugas kesehatan dari Puskemas Balong mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap jenazah korban.

“Dari keterangan keluarga, korban sebelumnya mengeluh kurang enak badan dan pamitan untuk rebahan di kamar, namun setelah ditengok, korban sudah meninggal dunia,” ucap Kapolsek Balong AKP Hariyanto.

Kapolsek AKP. Hariyanto menambahkan, dari hasil pemeriksaan luar diketahui tidak ada tanda tanda penganiayaan pada tubuh korban.

“Dari keterangan pihak keluarga almarhum memiliki riwayat sakit asam lambung akut,” jelasnya.

Lebih lanjut Kapolsek AKP. Hariyanto menambahkan,”untuk antisipasi petugas yang melakukan evakuasi semua mengenakan APD lengkap COVID-19 karena korban meninggalnya secara mendadak, dan kita bawa jenazah ke rumah sakit dr. Hardjono Ponorogo, untuk memastikan penyebab kematianya,”terang Kapolsek.

Baca:  Pemkab Ponorogo Bentuk Tim Selidik dan Cegah Perpindahan Warga desa Watubonang ke Kasembon Malang

Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tim dokter dan keterangan pihak keluarga, korban yang meninggal dunia secara mendadak ini diduga mengalami sesak napas akibat gangguan asam lambung.(wa)