Kapolresta Sidoarjo Kunjungi Dapur Umum Kampung Tangguh Buduran, Sumber Dana dari Swadaya Warga

SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM : Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji kunjungi kampung tangguh di Dusun/Desa Buduran RW 02 Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur.pada Minggu (31/05/2020) pagi.

Dapur umum yang berdiri di kampung tangguh tersebut,terletak di tengah pemukiman padat penduduk.Tiap hari dapur umum menyediakan sebanyak 300 bungkus,untuk warga terdampak Covid 19 antara lain,warga yang kurang mampu, penduduk musiman yang tidak boleh mudik serta warga yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Antusias kebersamaan warga,saat menyediakan makanan di dapur umum, sangat terlihat,sepertinya tak kenal istilah capek dan bosan.Mereka adalah relawan Desa,yang tanpa pamrih menyumbangkan pikiran dan tenaga demi kepentingan umum.

Di lokasi,Tri Agus Ketua RT setempat menceritakan awal mula berdirinya kampung tangguh dan dapur umum tersebut.

Baca:  Bupati Emil Dardak : Tekhnologi Bisa Menjawab Keterbatasan

“Mengacu pada aturan Pemerintah tentang PSBB di daerah,di lingkungan RW 02,terbersit ide untuk bersama – sama meringankan warga musiman yang tidak boleh mudik,karena income, dan mereka yang pra sejahtera serta korban PHK,dari isolasi mandiri ini,kami tidak hanya menerankan aturan saja,namun,kita juga memberi solusi,kita beri bantuan pangan,”papar Agus.

Ia menambahkan,untuk suplaian dana,murni dari swadaya warga,ada pendonasi pertama dari crisis cantre Duafa,selanjutnya datang bantuan dari berbagai pihak,”imbuhnya.

Di saat yang sama,ada 5 orang kepala Keluarga yang di Isoalasi mandiri,karena saat lebaran tiba di larang mudik, masih tetap nekad.

Di lokasi,Kaporesta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji langsung memerintahkan Tim Dokpol Polresta untuk merapid test ke sejumlah warga yang tidak patuh tata tertib Desa,dan alhamdulillah hasilnya Non reaktif semua.

Baca:  Satreskrim Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Perumahan Fiktif

Kepada insan pers Kapolres mengapresiasi berdirinya kampung tangguh dan dapur umum.

“Kita sangat mengapresiasi berdirinya dapur umum ini untuk meringankan penderitaan warga pribumi dan musiman,yang terpenting adalah kebersamaan untuk saling bahu membahu untuk melawan korona,”ujarnya

“Berdirinya kampung tangguh ini,lanjutnya,hasilnya sudah ada dan terbukti,bisa menekan laju penyebaran covid,seperti yang ada di Dusun Jati,Waru pada saat awal berdirinya kampung tangguh,sekitar ada ratusan orang dengan status PDP,ODP,dan puluhan yang terkonfirmasi,kemarin,pada hari Sabtu (30/5) warga kampung jati kita rapid semua,alhasil,dari angka ratusan sekarang tinggal 9 orang yang reaktif,jadi hasilnya kan luar biasa dan riil,”pungkasnya.(irw)