BLiSPI Siapkan Seleknas Bentuk Timnas U-16 Piala AFF dan Gothia Cup

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA : Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (BLiSPI) kini sedang mempersiapkan seleksi nasional (seleknas) pembentukan timnas U-16 Piala AFF dan U-15 Gothia Cup 2017 pada September mendatang di China, BLiSPI melakukan secara terbuka.

Pendiri BLiSPI sekaligus penanggungjawab seleknas untuk timnas Pelajar, Subagja Suwihan mengatakan seleknas untuk kedua timnas tersebut dilakukan secara terbuka.

“Dalam seleknas untuk membentuk timnas U-15 yang akan berlaga pada Gothia Cup 2017 dilakukan secara transparan,” kata Pendiri BLiSPI sekaligus penanggungjawab seleknas untuk timnas Pelajar, Subagja Suwihan di Kemenpora, Jakarta, Selasa, (21/2).

Khusus untuk seleknas timnas Pelajar, menurut Subagja akan diambil dari 40 pemain hasil penyaringan dalam Turnamen Sepak Bola U-14 Piala Menpora tahun 2016 lalu atau para pemain kelahiran 2002.

Seleknas untuk timnas Pelajar ini, lanjut dia, akan digelar di Subang, Jabar pada 23 Pebruari mendatang. Sementara untuk seleknas timnas Indonesia yang akan diterjunkan ke Piala AFF akan dilaksanakan di Purwakarta.

“Seleknas timnas U-16 akan dipantau langsung oleh pelatih Fachri Husaini dan BLiSPI menyerahkan sepenuhnya kepada sang pelatih pemain mana yang akan direkrut untuk timnas Indonesia tersebut. Bagi kami, kepentingan timnas Indonesia jauh lebih penting karena itu sudah menjadi komitmen awal antara BLiSPI dan PSSI,”kata Subagja.

Pemain yang tidak masuk pilihan Fachri Husaini, seperti dijelaskan Subagja, otomatis akan masuk timnas Pelajar yang akan diterjunkan ke Gothia Cup 2017 di Cina.

Untuk timnas Pelajar ini, BLiSPI sudah menunjuk seorang manajer tim yakni Sungkono Abdullah. Pria yang mengaku sudah delapan tahun berkecimpung dalam pembinaan sepak bola usia muda ini diyakni mampu membawa pasukanya menembus prestasi tinggi.

Sungkono sendiri menjelaskan, berbekal pengalamannya membawa timnas usia muda ke berbagai turnamen di luar negeri, sesungguhnya potensi timnas pelajar Indonesia bersaing di level Asia cukup besar.

Sungkono memang bukan asal ngecap. Sebab, para era 1980-an, timnas pelajar Indonesia dua kali menjadi juara Asia. Para mantan punggawa timnas pelajar ini kemudian menjadi tulang punggung timnas Indonesia diantaranya Frans Sinatra Huwae, Noach Meriyem, Theodorus Bit Bit dan Ali Sunan.

“Dengan masa persiapan yang panjang, saya berharap timnas pelajar ini mampu mengulangi prestasi pendahulunya di Cina nanti,” tambahnya.

Pada tahun 2017 ini, Timnas U-15 dipatok terget menjadi juara. “Tahun 2017 ini, Timnas U-15 kita tergetkan untuk menjadi juara dalam ajang kejuaran sepakbola pelajar di China,” katanya.

Dengan adanya dukungan Kemenpora, persiapan timnas pelajar ini tak main-main. Selain akan melakukan serangkaian uji tanding dengan tim-tim berkualitas. Lokasi atau tempat latihan pun tergolong istimewa. Nantinya, Timnas U-15 ini akan digembleng secara khusus di Pantai Indah Kapuk (PIK) Cengkareng, Jakarta Barat. (gardo).

Teks foto: Subagja Suwihan (tengah) memaparkan soal Timnas U-15 (gardo)