Enam Nakes Puskesmas Kaliwungu Kudus Positif Corona

KUDUS, KANALINDONESIA.COM: Puskesmas Kaliwungu, Kudus tutup gegara 6 tenaga kesehatan (Nakes) terkonfirmasi Corona, sehingga warga yang hendak periksapun Kecele. Selasa (2/6/2020).

Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus menutup sementara pelayanan Puskesmas Kaliwungu sejak dua hari terakhir setelah tenaga kesehatannya ada yang positif virus Corona (COVID-19). Namun hari ini, tampak sejumlah warga masih mendatangi Puskesmas Kaliwungu untuk mendapatkan pelayanan.

Dari pantauan kanalindonesia.com Kudus, Puskesmas tampak tutup. Ada pengumuman bahwa pelayanan Puskesmas sementara ditutup. Warga yang akan periksa diminta ke Puskesmas terdekat atau langsung ke rumah sakit.

Meskipun begitu ternyata masih banyak warga yang datang ke Puskesmas Kaliwungu. Mereka mengira bahwa pelayanan Puskesmas masih buka seperti biasa.

Baca:  BIN Beri Bantuan Ribuan Masker Dan Ratusan Poster Untuk Masyarakat Kota Solo

Salah satunya adalah Rutiwati, warga Desa Prambatan, Kecamatan Kaliwungu, Kudus ini belum tahu kalau ada penutupan Puskesmas. Ia yang datang ke Puskesmas berniat minta surat rujukan pun kecele.

“Mau minta surat rujukan. Saya sakit jantung. Mau periksa di rumah sakit. Tapi ini malah tutup,” kata Rutiwati saat ditemui di Puskesmas Kaliwungu, Selasa (02/06/2020).

Ia mengatakan sempat melihat ada tulisan di depan pintu masuk Puskesmas. Tulisan itu terkait dengan penutupan pelayanan sementara di Puskesmas. Penutupan itu ia baru tahu, karena terakhir ke Puskesmas Bulan April lalu.

“Sempat lihat ada pengumuman yang di tempat. Baru tahu kalau ditutup. Tapi informasinya ada (tenaga kesehatan) yang terkena Corona,” katanya.

Baca:  Jabatan Kasdam IV/Diponegoro Resmi Diserahterimakan

Senada dikatakan oleh salah satu warga lain, Atik. Ia juga mengaku kecele karena ternyata pelayanan kesehatan di Puskesmas Kaliwungu ditutup. Ia datang ke Puskesmas akan minta surat rujukan ke rumah sakit.

Sedangkan dari informasi yang dihimpun kanalindonesia.com Kudus, bahwa semua Nakes dan karyawan sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing masing, namun yang dinyatakakan positif sudah mendapatkan perhatian khusus sebelum diisolasi khusus. (Asno)