Pasca Dilantik: Kasek dan Pengawas Sekolah di Madiun, Jalani Rapid Test

MADIUN, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bertindak cepat melakukan melakukan rapid test terhadap belasan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah tingkat SMA, SMK dan Luar Biasa.

Mereka dilantik dalam 4 gelombang di Gedung Graha Abdi Praja BKD Propinsi Jatim Jalan Jemur Andayani No 1 Kota Surabaya, 20 Mei 2020 lalu. Apalagi, pasca pelantikan sejumlah Kasek dan Pengawas Sekolah ditemukan positif Covid-19.

Bahkan, beberapa diantaranya meninggal dunia, hal inilah membuat Pemkab Madiun dan jajaran bertindak cepat. Rapid test dilakukan pekan lalu sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19.

“Kami sudah melakukan rapid test terhadap 14 orang Kasek dan Pengawas Sekolah berada di Kabupaten Madiun. Alhamdulillah, hasilnya semua non reaktif,” jelas Kabag Humas dan Protokol Setkab Madiun Mashudi, Selasa (2/6/2020) malam.

Baca:  Polisi Madiun Yang Berusaha Bunuh Diri Tak Terselamatkan

Tanpa memandang status, tambahnya, Aparat Sipil Negara (ASN) Pemkab Madiun atau Pemprop Jatim, bahkan status warga Kabupaten Madiun atau Kota Madiun.

Ia mengatakan usai menjalani rapid test, mereka diminta menjalani protokol kesehatan, seperti isolasi mandiri dan lainnya. Pihak Dinas Kesehatan judilga melakukan tracking, tidak tertutup kemungkinan dilakukan rapid test kedua.

Data diperoleh duta.co dari ke-14 Kasek dan Pengawas Sekolah dilantik beberapa waktu lalu, tercatat ada 10 warga Kabupaten Madiun dan 4 warga Kota Madiun. (abas)

Berikut datanya:
1. IR Kota Madiun.
2. Mhd, Kabupaten Madiun.
3. YN, Kabupaten Madiun.
4. BHy, Kabupaten Madiun.
5. Snt, Kota Madiun.
6. Syt, Kabupaten Madiun.
7. Sry Kabupaten Madiun.
8. SU, Kabupaten Madiun.
9. DM, Kabupaten Madiun.
10. Msl, Kabupaten Madiun.
11. Mktd, Kota Madiun.
12. Pjt, Kabupaten Madiun.
13, Syn, Kota Madiun.
14. AS, Kabupaten Madiun.

Baca:  Cintanya Diputus Sang Kekasih, Pemuda Desa Nekat Gorok Lehernya Sendiri