Nekat Berjualan Selama PSBB, Pedagang Pasar Gembrong Bakal di Denda

Pedagang Pasar Gembrong Nekat berdagang bakal kena denda
Pedagang Pasar Gembrong Nekat berdagang bakal kena denda

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM : Para pedagang di Pasar Gembrong Jl. Jend. Basuki Rachmat diberi tahu untuk tidak berjualan di tengah berlakunya peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh jajaran Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur bersama TNI dan POLRI, Selasa (2/6/20).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kecamatan Jatinegara Sadikin mengatakan, penegakkan PSBB di Pasar Gembrong ini dilakukan dengan mengajak para pedagang yang masih tetap berjualan di tengah berlakunya PSBB fase ketiga untuk tidak melaksanakan aktifitas jual beli.

Sebelumnya, para pedagang telah menerima imbauan tapi masih ditemukan yang berjualan. “Kami meminta untuk sementara di masa PSBB berlaku untuk tidak berjualan,” pinta Sadikin.

Baca:  TKN Tegaskan Komitmen Reforma Agraria Pemerintah Jokowi Demi Keadilan Rakyat

Ia mengatakan, bidang usaha di Pasar Gembrong ini bukan bidang yang di kecualikan dalam diberlakukannya PSBB. “Jika masih tetap berjualan kita akan berikan sanksi tegas yaitu kita berikan denda dari Rp 5 juta – Rp 10 juta,”tegas Kasat Pol PP Kecamatan Jatinegara.

Kasat Pol PP Kecamatan Jatinegara menyamapaikan, nantinya denda yang dikenakan oleh para pedagang tersebut akan langsung disetorkan ke rekening Badan Pengelola Kuangan Daerah (BPKD) Provinsi DKI Jakarta atau para pedagang yang melanggar tersebut bisa langsung mentransfer ke bank DKI. Begitu juga, toko tersebut ditutup hingga masa PSBB selesai. “Jadi penjual bisa langsung membayar atau transfer ke bank DKI atau melalui kita juga bisa dan langsung kita transfer ke bank DKI,” tuturnya.@wn

Baca:  Dukung Instruksi Jusuf Kalla, BKPRMI Ajak Kader Musnahkan Tabloid Indonesia Barokah