Cegah Penyebaran Covid-19, 200 Warga Warakas Jalani Rapid Test

Warga Warakas Jalani Rapid Test
Warga Warakas Jalani Rapid Test

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM : Sebanyak 200 warga Kelurahan Warakas ikut test cepat massal (Rapid Test) di SDN 01 Warakas. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk pengendalian dan pencegahan dini pandemi covid19 di Jakarta Utara khususnya di wilayah Kelurahan Warakas, Rabu (3/6/20).

Lurah Warakas Makrus Nugroho mengatakan rapid test dilakukan untuk pengendalian dan pencegahan dini pandemi covid19.

“Dengan adanya kegiatan ini dapat diharapkan pemerintah melalui Dinas Kesehatan, Gugus Tugas kelurahan dan Gugus Tugas RW dapat melakukan pengendalian pandemi covid19 di Jakarta Utara khususnya di wilayah Kelurahan Warakas,” katanya.

Makrus menambahkan, ada sekitar 200 orang yang menjalani rapid test yang dilakukan oleh Puskesmas Kecamatan (PKC) Tanjung Priok.

“Rapid test ini di khususkan buat warga di RW zona merah dan juga para pedagang pasar yang dirasa rentan terpapar Covid-19,”imbuhnya.

Baca:  Balio Serahkan Bantuan Senilai Rp 10 Juta Kepada Korban Tanah Longsor Bogor Barat

Dengan kegiatan ini, Makrus menerangkan seandainya ditemukan warga yang positif dapat segera ditangani dan disembuhkan.

“Baik dengan dirujuk ke rumah sakit ataupun melakukan isolasi mandiri. Kami juga berharap agar masyarakat Warakas dapat mematuhi prokotol kesehatan dan peraturan PSBB yakni dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, keluar rumah hanya apabila ada keperluan penting dan selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun dengan air mengalir minimal 20 detik juga terus membiasakan hidup sehat,”urainya.

Sementara Ketua LMK Zaenal Arifin mengatakan, sangat berterima kasih atas kegiatan rapid test yang digelar di SDN 01 Warakas.

“Terima kasih telah memfasilitasi rapid test, khususnya kepada pemerintah Warakas dan Puskesmas Tanjung Priok. Kami merasa sangat terbantu dengan rapid test ini bisa mengetahui kondisi masing masing, mengingat kalau kita ketahui biaya rapid test sangat tinggi dan kemungkinan tidak terjangkau,” kata Ketua LMK. @wn

Baca:  Pos Pengungsian Korban Banjir Terendam, BPBD Dirikan Tenda Darurat di RTH