Tanggapi Demonstrasi Black Lives Matters di AS, Amerika Bersatu Serukan Persatuan Indonesia

AMERIKA SERIKAT, KANALINDONESIA.COM: Masyarakat Indonesia yang tergabung dalam organisasi Amerika Bersatu menghimbau setiap WNI yang berdomisili di AS untuk mempergunakan momentum Black Lives Matter sebagai pengingat atas kebhinekaan Indonesia sebagai kekuatan yang mempersatukan.

“Saya menghimbau seluruh WNI untuk berhati-hati, jangan sampai terpancing suasana yang panas, dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,” ujar Ronny Rusli dari Dallas, Texas selaku Ketua Umum Amerika Bersatu menanggapi isu yang menyebabkan demonstrasi massal di seluruh AS yang mulai dikaitkan isu adanya gerakan separatis yang ingin memecah-belah NKRI.

“Hati-hati memakai nama Indonesia untuk menanggapi kejadian di negara asing,” lanjutnya.

Di saat yang sama, Amerika Bersatu menghimbau para WNI di AS untuk mengikuti himbauan dari perwakilan RI demi keselamatan dan kesehatan.

Baca:  Pelanggaran Rambu Lalu Lintas

“Meskipun ada kebebasan berpendapat di Amerika Serikat, mari kita ikuti himbauan dari perwakilan RI untuk tidak mengikuti unjuk rasa demi keselamatan dan keamanan,” ujar Melkysedek Tirtasaputra, salah satu tokoh masyarakat Indonesia di Philadelphia yang juga memiliki seorang menantu berkulit hitam.

Ia juga mengecam pihak-pihak yang menggunakan isu rasisme hanya untuk kepentingan sendiri maupun kelompok, serta menutup mata terhadap upaya penyelesaian kasus-kasus itu sendiri.

“Sebagai manusia, sangat jelas kita mengecam segala tindakan rasisme di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Namun, jangan jatuh pada narasi “kalau tidak ikut demonstrasi, maka tidak menghargai HAM” karena Black Lives Matters mempunyai sejarah yang berbeda,” tandasnya.

Baca:  Sidang Kasus DAK Dengan Agenda Putusan Sela, Eksepsi Eks Wabup Ponorogo Ditolak Majelis Hakim

Pada saat yang sama, Amerika Bersatu juga mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia dibawah pemerintahan Presiden Jokowi yang telah meratifikasi International Convention on the Elimination of all Forms of Racial Discrimination 1965, melalui UU Nomor 29 Tahun 1999 yang meneguhkan komitmen Indonesia untuk mengutuk segregasi / pemisahan rasial dan bertindak untuk mencegah, melarang, dan menghapus seluruh praktik diskriminasi di wilayah hukumnya.

dr. Alvinsyah Pramono, Ketua Tim Satgas COVID-19 Permias Nasional yang juga hadir pada acara ini mengatakan bahwa ia sangat prihatin atas resiko kesehatan yang ditimbulkan pada demonstrasi ini.

“Kami memprediksi, akan terjadi peningkatan kasus COVID-19 pada minggu yang akan datang karena demonstrasi yang dilakukan ini tidak mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya. “Karena itu, mari kita sama-sama menghimbau masyarakat kita untuk tetap tinggal dirumah demi kesehatan.”

Baca:  Surabaya Fashion Parade 2018

Pada saat ini tercatat hampir 2 juta kasus positif Covid-19, dengan angka kematian melebihi 110,000 di AS.