Sebagai Benteng Ulama Ansor dan Banser Ponorogo Siap Kawal Pesantren Songsong New Normal

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Keluarga besar Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Ponorogo menghadapi kebijakan new normal yang akan diberlakukan secara nasional termasuk di Kabupaten Ponorogo merasa terpanggil untuk mengawal dan mensosialisasikan kebijakan tersebut serta turut terjun ke lapangan melakukan berbagai aksi dalam kehidupan di masa masa new normal khususnya di Pesantren, karena Ansor dan Banser juga bagian dari Pesantren.

Ketua PC GP Ansor Ponorogo, menginstruksikan kepada Ketua Satkorcab Banser, Ketua Rijalul Ansor, Koordinator Bantuan Hukum dan advokasi Masyarakat PC GP Ansor Ponorogo dan seluruh Pengurus Pimpinan Anak Cabang, Pimpinan Ranting dan Kader GP Ansor sebagai benteng ulama’ untuk ikut berperan dalam menghadapi kehidupan new normal.

“Kami menginstruksikan semua kader untuk berperan serta dalam melakukan aksi dan koordinasi dan melakukan persiapan-persiapan menghadapi diberlakukannya kebijakan new normal di wilayahnya masing-masing,” kata Syamsul Ma’arif.

Baca:  Fitria Maharani, Ibu Muda Yang Nekat Jadi Pengendara Grab di Kabupaten Trenggalek

Syamsul menambahkan mengajak seluruh jajaran struktur kader anggota gerakan Pemuda Ansor, Kader Banser di wilayah Kab. Ponorogo untuk melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan para ulama masyayikh, para Kyai, para pengasuh pondok pesantren, Kyai Kyai Kampung, Imam Masjid Mushola, pimpinan Majelis Ta’lim dan Majelis Dzikir untuk bersama sama bergotong-royong melakukan persiapan persiapan diberlakukannya kebijakan new normal di Kabupaten Ponorogo, dan juga melakukan koordinasi dengan stakeholder dan pemerintah di wilayah masing-masing dalam rangka melakukan persiapan Pelaksanaan  new normal agar dapat terlaksana sebagaimana yang mestinya, juga mengambil langkah-langkah dalam rangka membantu kepada Pondok Pesantren dalam pelaksanaan new normal, umumnya bagi seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama.

Ketua Satkorcab Ponorogo, Sudarsono menambahkan Banser siap mengawal intruksi ketua PC GP Ansor untuk juga turut terjun langsung ke lapangan dalam bentuk aksi nyata dalam kehidupan New normal. kepada semua pihak dan segenap lapisan masyarakat untuk bahu-membahu bersama-sama melakukan persiapan-persiapan menyongsong new normal ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.Ungakap pria yang akrab dipanggil Ndan Jabrik.

Baca:  Jalur Trenggalek – Ponorogo Akhirnya Bisa Dibuka

Secara terpisah, Ahmad Daroini Koordinator Bantuan Hukum dan advokasi Masyarakat PC GP Ansor Ponorogo, juga menyampaikan,”masyarakat butuh pengawalan khususnya pesantren dalam menghadapi new normal dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, untuk itu pihaknya akan terus mengawal dan mengkomunikasikan dan mendorong pemerintah Kabupaten Ponorogo dan para pengambil kebijakan di Ponorogo untuk memberikan perhatian dan fasilitasi kepada pesantren khususnya terkait kebutuhan standar protokol kesehatan Covid-19 di pesantren antara lain tempat cuci tangan bagi para santri, masker, hand sanitizer dan kebutuhan lainnya,”paparnya.

Hal serupa juga disampaikan Imam Mahfud, Ketua Rijalul Ansor Cabang Ponorogo bahwa pihaknya juga mengintruksikan kepada seluruh jajaran Pengurus Rijalul Ansor se Kabupaten Ponorogo terkait edaran dari PC GP Ansor, “ kami sebagai benteng amaliah tradisi kader-kader muda di lingkungan Nahdlatul Ulama’ juga merasa terpanggil untuk melakukan persiapan-persiapan dan mengambil langkah untuk membantu kegiatan-kegiatan majlis Dzikir, majlis Taklim dan juga ikut mensosialisasikan protokol kesehatan di era new normal ini,”tuturnya.

Baca:  Datangi Kejari, Mantan Wabup Ponorogo Serahkan Surat Kesehatan Dari Dua RS Jiwa

Lebih lanjut disampaikanya,”kepada warga nahdliyin dan umumnya masyarakat Ponorogo marilah bersama-sama saling memberikan inspirasi dan menguatkan satu dengan lainnya dengan cara mentaati protokol kesehatan. terus melakukan ikhtiar dan Seraya mendekatkan diri kepada Allah SWT, berhusnudzon, membangun dengan optimisme dalam menjalankan semua aktivitas kita,”pungkasnya.