Korut Serukan Agar Bebaskan Aisyah-Doan

Siti Aisyah (Royal Malaysia Police/Handout via Reuters)

KANALINDONESIA.COM, MALAYSIA : Kedutaan Besar Korea Utara (Korut) untuk Malaysia menyerukan untuk membebaskan wanita Vietnam bernama Doan Thi Huong, wanita Indonesia bernama Siti Aisyah dan pria Korut Ri Jong-Chol tersangka yang ditahan atas kasus pembunuhan terhadap Jong-Nam (46) yang merupakan kakak tiri pemimpin Korut, Kim Jong-Un.

Jong-Nam tewas usai diserang dua pelaku di tengah keramaian Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pada 13 Februari lalu.

Kedua pelaku diduga sebagai Doan (28) dan Aisyah (25) yang ditangkap secara terpisah pada 15 dan 16 Februari lalu. Sedangkan Jong-Chol yang dicurigai juga terlibat dalam kasus ini, ditangkap polisi pada Jumat (17/2) malam

Dalam pernyataannya kepada media, seperti dilansir Reuters dan AFP, Rabu (22/2/2017), Kedubes Korut menyebut Doan, Aisyah dan Jong-Chol telah ‘ditangkap tanpa alasan’ oleh otoritas Malaysia. Ketiganya hingga kini masih dalam penahanan Kepolisian Malaysia.

“Mereka (Malaysia-red) seharusnya segera membebaskan wanita-wanita tak bersalah dari Vietnam dan Indonesia, juga (membebaskan) satu warga DPRK, yang ditangkap tanpa alasan,” tegas Duta Besar Korut untuk Malaysia, Kang Chol, merujuk pada Republik Demokratik Korea Utara, sebutan resmi Korut.

Dubes Kang juga menyebut, baik Doan maupun Aisyah telah ditipu. Namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut siapa yang menipu mereka. Ditegaskan olehnya, bahwa kedua tersangka wanita pasti sudah tewas jika membawa racun di tangan mereka.

Pernyataan itu merujuk pada keterangan Kepala Polisi Diraja Malaysia, Khalid Abu Bakar, dalam konferensi pers terbaru yang menyebut dua tersangka wanita menyerang Jong-Nam dengan tangan kosong yang dilumuri cairan beracun. Menurut Khalid, kedua wanita itu diinstruksikan mencuci tangan di toilet bandara, usai serangan dilakukan. Namun Khalid mengaku belum tahu jenis racun yang digunakan.

Sumber : detik.com