Desa Parseh Bangkalan Masih Belum Steril Dari Peredaran Narkoba

Pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Bangkalan

KANALINDONESIA.COM, BANGKALAN :  Meski Desa Parseh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan Jawa Timur sudah menggelar deklarasi bersih dari peredaran narkoba dan terbebas dari julukan  kampung narkoba, beberapa waktu. Namun bukan berarti seratus persen dijamin tidak akan terjadi peredaran narkoba lagi.

Terbukti jajaran Sat. Narkoba Polres Bangkalan berhasil menangkap 7 orang tersangka pengguna narkoba jenis sabu-sabu. Masing-masing berinisial S (27) warga Kampung Maddungan Desa Dlemer Kecamatan Kwanyar Bangkalan.  AS (39) warga Kelurahan Ploso Kecamatan Tambaksari Surabaya, EBP (42) warga Kelurahan Medayu Ayu Kecamatan Rungkut Surabaya. AW (40) Kelurahan Kebunsari kecamatan Jambangan Surabaya.  WS (28) Kelurahan Keputih Kecamatan Sukolilo Surabaya, IH (32) warga Bratang Gede Kelurahan Ngagelrejo Kecamatan. wonokromo Surabaya dan MC (24) warga. Kelurahan Gebang Putih Kecamatan Sukolilo Surabaya.

“Kami informasikan di Desa Parseh memang masih ada beberapa oknum yang  menerima pasien orang-orang dari Surabaya. Kami menghimbau masyarakat disana tidak buka lapak atau menyewakan tempat untuk. nyabu. Karena pasti akan  ketahuan,” papar Kapolres Bangkalan, AKBP Anisullah M.Ridha yang akrab dipangil pak Anis, Kamis (23/2/2018).

Anis menambahkan, sejumlah bilik  sabu- sabu yang bertebaran didesa tersebut sudah di musnahkan dan kuat dugaan  sekarang biliknya pindah di dalam rumah warga yang menyewakan tempat menghisap sabu-sabu

“Perang terhadap narkoba bukan saat digelar deklarasi saja.Tapi  perang terhadap narkoba ini akan terus kami lakukan,” ujar pak Anis.

Kapolres Bangkalan menambahkan, bandar nakoba di desa Parseh dengan inisial OZ dan JON sudah dua kali dilakukan penggrebekan dirumahnya namun dia licin bagaikan belut (selalu lolos). Kini menjadi daftar pencarian. orang (DPO).

“Sementara itu, untuk ke 7 tersangka diatas akan kami jerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009, dengan ancaman kurungan penjara  maksimal 12 tahun,” pungkas Anism  (yans).