Masyarakat Perduli Keadilan Jatim,minta Bea dan Cukai Jatim Cabut ijinya Semua perusahaan Importir Bodong

SIDOARJO,KANALINDONESIA.COM: Puluhan orang yang mengatas namakan diri dari Masyarakat perduli keadilan melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor Bea dan Cukai Jawa Timur yang ada di Jl raya Juanda Sidoarjo.kamis (2/7)

Dalam aksinya mereka menuntut agar pihak Bea dan Cukai melakukan pembersihan terhadap semua perusahaan importir yang diduga bodong atau tak memiliki ijin yang ada di wilayah Jatim.
“Pihak Bea dan cukai harus bertindak tegas dan Jawa Timur harus bersihkan dari semua perusahaan importir yang tak memiliki ijin atau bodong karena itu bisa merugikan negara,”kata Setyo Winarto selaku korlap aksi.
Sementara itu, dilokasi aksi unjuk rasa Humas Bea dan Cukai Jatim M.Yatim saat dimintai keterangan terkait tuntutan para pengunjuk rasa ini mengatakan,bahwa pihaknya sudah melakukan pembekuan dibeberapa perusahaan importir yang tak memiliki ijin resmi”kami sudah melakukan pembekuan dan pemblokiran terhadap beberapa perusahaan importir yang di sebutkan oleh para pengunjuk rasa tersebut bahkan kami sudah membekukanya ditahun 2016 lalu, karena untuk menjadi importir harus memenuhi sejumlah persyaratan seperti harus memiliki NIB (nomer induk berusaha) dan Api (angka pengenal Import) sehingga bagi para importir yang tak mempunyai persyaratan tersebut kami akan melakukan penjabutan ijin dan membekukan perusahaan importir tersebut,” ujar M.Yatim.
Aksi unjuk rasa yang dilakukan di depan pintu masuk kantor Bea dan Cukai Jatim oleh puluhan orang ini dikawal ketat oleh anggota TNI dan Polri, hal itu dilakukan guna menjaga ke amanan dan ketertiban ketika aksi unjuk rasa dilakan didepan pintu masuk tersebut,kemudian aksi unjuk rasa membubarkan diri setelah mereka mendapatkan penjelasan dari petugas Bea dan Cukai Jatim.(dik)

Baca:  Wall’s Kampanyekan Merah Putih Menyatukan Kita