Bupati Ipong Digugat, Kejari Ponorogo Bertindak Sebagai Pengacara Negara

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Bupati Ponorogo Ipong Muclissoni, bersama kepala Dinas Pendidikan Ponorogo dan juga koperasi yang beranggotakan guru-guru di Ponorogo saat ini digugat oleh Bank Kesejahteraan Ekonomi Jakarta.

Bupati Ponorogo menjadi tergugat ke 3 dalam kasus wan prestasi yang dilakukan tergugat pertama yaitu koperasi yang mayoritas beranggotakan guru-guru di Ponorogo (bukan Koperasi Guru GUYUB RUKUN). Atas kasus tersebut , Kejaksaan Negeri Ponorogo ditunjuk sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN).

Diinformasikan, karena yang digugat adalah koperasi yang beranggotakan guru-guru di Ponorogo, maka Dinas Pendidikan menjadi tergugat ke dua dan Bupati Ipong menjadi tergugat ke 3.

Kepala Dinas Pendidikan turut digugat karena koperasi tersebut sudah beberapa tahun menunggak kredit dari Bank Kesejahteraan Ekonomi Jakarta sebesar Rp.500 juta. Dimana dalam pengajuan kreditnya ada atau mencantumkan surat penyataan dari kepala Dinas Pendidikan perionde tahun 2012-2013 yang menyatakan ikut bertanggung jawab atas pengajuan kredit.

Baca:  Polisi Amankan Warga Guluk-Guluk di Warung Kopi

Kasi Datun Kejaksaan Negeri Ponorogo Yuki Rahmawati menjelaskan sebelum munculnya gugatan tersebut sudah beberapa kali dilakukan musyawarah namun tidak ada titik temu. Sehingga berlanjut ke gugatan perdata di Pengadilan Tata Usaha Surabaya.

“Saat ini tahapannya masih menunggu putusan sela, dimana putusan sela ini belum keluar karena terkendala pandemi corona. Dan saya optimis akan memenangkan gugatan tersebut, karena dalam gugatan ada surat pernyataan dari Kepala Dinas Pendidikan 2012-2013 sebagai penjamin utang. Dan setelah ditelusuri surat pernyataan itu tidak ada dalam surat keluar yang tercatat di Dinas Pendidikan. Sehingga dari awal ada kemungkinan kesalahan administrasi,” terang Kasi Datun Kejari Ponorogo, Yuki Rahmawati.

Baca:  Mantan Bendahara Pembangunan RS Muhammadiyah Kediri Panik, Datangkan Polisi dan TNI