Hendak Serang Majikan Dengan Sajam Jenis Parang, Pemuda Asal Sampang Diringkus Polsek Sukomanunggal

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Seorang pemuda bernama Zainul Arifin (24), warga asal Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang Madura berhasil di selamatkan Tim Anti Bandit Reskrim Polsek Sukomanunggal dari amukan warga Jalan Simorejo Timur Surabaya.

Diketahui, pelaku yang tinggal di sebuah rumah kontrakan di Jalan Tambak Mayor Baru 3/26 Surabaya ini nyaris dihajar massa lantaran nekat melakukan pengancaman terhadap korban bernama France Franklyn Hattalaibessy, yang tak lain adalah majikan dari pelaku Zainul Arifin.

Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Surabaya Iptu Hadi, kejadian dipicu pelaku Zainul Arifin tidak terima di berhentikan bekerja oleh korban. Pelaku tersulut emosi dan menghampiri rumah korban untuk menakut-nakuti korban dengan membawa senjata tajam (sajam) jenis parang.

Baca:  Akadnya Hutang Piutang bukan Jual Beli

“Yang bersangkutan tidak terima karena diberhentikan kerja oleh majikannya (korban). Dengan membawa parang, pelaku mendatangi rumah korban yang berada di Jalan Simorejo Timur 2/6 Surabaya, pada Senin (29/6/2020) malam,” kata Iptu Hadi kepada Kanalindonesia.com di Mapolsek Sukomanunggal, Selasa (30/6)

Disana, pelaku Zainul Arifin bertemu dengan anak korban di ruang tamu. Pelaku sempat menanyakan keberadaan korban, sembari mengambil sajam jenis parang yang di selipkan di pinggang sebelah kiri.

Sesekali pelaku Zainul Arifin mengacungkan sajam yang ia pegang di tangan kanan sambil mengancam korban “kamu saya bunuh pak”. Merasa ketakutan dengan ancaman pelaku, lalu korban lari ke dapur dan menutup pintu. Kemudian korban meneriaki pelaku “maling”.

Baca:  Manfaatkan Lahan Kosong dan Tepian Jalan Desa, Warga Canditunggal Buat Taman Toga

Mendengar teriakan maling terhadap dirinya, pelaku langsung keluar melarikan diri ke arah Jalan Simo Sidomulyo Gang VII Surabaya. Pelaku juga sempat membuang sajam ke atap rumah warga.

“Namun usaha melarikan diri itupun berhasil di gagalkan menantu korban beserta warga. Beruntung anggota Polsek Sukomanunggal berhasil menyelamatkan pelaku dari amukan warga,” imbuhnya.

Saat diinterogasi petugas, pelaku mengaku melakukan perbuatan tersebut karena ingin menakut-nakuti korban karena tidak terima diberhentikan dari pekerjaannya oleh korban.

“Kini pelaku kami amankan ke Mapolsek Sukomanunggal beserta barang bukti berupa sajam jenis parang dan sarung warna cokelat milik pelaku,” pungkas Hadi.

Atas perbuatannya, pelaku Zainul Arifin dijerat denham Pasal 335 KUHP dan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951. Ady

Baca:  Gakkumdu Minta Kasus Penghinaan Yang Menimpa Caleg PDIP Ponorogo Dilaporkan ke Polda