200-an Warga Korban Banjir Mulai Terserang Penyakit, Tim Medis Kodam Jaya Buat Tim Khusus

Tim Medis RS Kodam Jaya saat memberikan pelayanan kesehatan kepada warga korban banjir di Mesjid Raya Univ. Borobudur, Kalimalang Jakarta Timur

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA : Ratusan warga korban banjir yang mengungsi di Masjid Raya Universitas Borobudur Kalimalang, Jakarta Timur belum kembali ke rumahnya masing-masing. Mereka mulai terserang beragam penyakit.

Rumah Sakit Ridwan Meuraksa Kodam Jaya, dipimpin Letkol Kes M.Birza Rizaldi, SpOg menurunkan 10 tim medis khusus untuk mengobati sekitar dua ratusan korban banjir yang masih bertahan di pengungsian.

Dia menyebutkan, 10 tim medis yang diturunkan dalam pengobatan gratis kali ini terdiri dari tujuh dokter spesialis dan tiga para medis. Pengobatan gratis ini digelar atas kerjasama dengan Komunitas Harley Owner Group Jakarta Chapter.

“Hari ini sekitar lebih 200 orang korban banjir melakukan cek kesehatan, kebanyak ibu-ibu dan anak-anak dan yang dikeluhkan diantaranya infeksi pernafasan, diare dan demam. Kira-kira itu yang paling besar,” ujar Letkol Birza di lokasi pengobatan, Jumat (24/02/2017).

” Pengungsi yang berada di Masjid Raya Universitas Borobudur, Kalimalang Jakarta Timur sudah mulai berkurang karena sebagian sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Awal pengungsi di lokasi ini mencapai 1200 orang ,” jelasnya.

“Pengungsi pertama 1200, kita tampung disini dan kini sudah berkurang,” lanjutnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan menggelar pengobatan gratis bagi warga korban banjir di tempat lain. Saat ini masih dicari lokasi tempat pengungsian warga yang dianggap membutuhkan pengobatan gratis.

“Setelah di sini, nanti kita akan cari titik korban banjir,” pungkasnya.

Untuk diketahui, banjir melanda pemukiman warga Cipinang Melayu, Jakarta Timur pada hari Rabu malam (22/02) lalu sekitar pukul 19.30 WIB. Air mulai menerjang pemukiman warga diakibatkan karena Kali Sunter tak mampu menahan debit hujan yang cukup tinggi. ( ery ns)