Harley Owner Group Jakarta Chapter Dan Tim Medis RS Kodam Jaya Gelar Pengobatan Gratis Bagi Korban Banjir

Harley Owner Group Jakarta Chapter bersama RS Kodam Jaya Gelar pengobatan gratis

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA : Komunitas Harley Owner Group Jakarta Chapter menggelar pengobatan gratis bagi korban banjir yang mengungsi di Masjid Raya Universitas Borubudur Kalimalang Jakarta Timur, Jum’at (24/02/2017).

Sedikitnya, masih ada sekitar 200-an orang yang masih mengungsi di area sekitar Mesjid Raya tersebut. Sementara Ketua Devisi Charty Harley Owner Group Jakarta Chapter, Ray Saragih mengatakan, pihaknya menggandeng 10 tim medis dari Rumah Sakit Ridwan Meuraksa Kodam Jaya di Jalan Raya Taman Mini I, Pinang Ranti, Jakarta Timur, untuk mengobati warga yang menjadi korban bencana banjir.

Dikatakannya, kegiatan pengobatan gratis bagi warga korban bencana banjir ini bersifat insidentil alias tanpa perencanaan. Juga karena ada instruksi langsung dari Ketua Umumnya untuk melaksanakan kegiatan sosial dalam rangka membantu warga yang terkena musibah banjir.

“Yang sekarang ini karena masyarakat yang terdampak luas dan cukup banyak, ketua kita Bapak Suherli menginstruksikan agar kita melaksanakan kegiatan cepat tanggap. Makanya kita lakukan pengobatan yang kita bekerjasama dengan RS Kodam Jaya untuk menurunkan tenaga medis 8 orang dokter spesialis yang diturunkan lengkap dengan obat-obatan yang kita berikan kepada korban banjir ,”  jelas Ray kepada  kanalindonesia.com di lokasi.

Dia juga menyebutkan, tim medis yang diturunkan untuk memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada warga terdiri dari dokter THT, dokter kandungan, dokter spesialis kulit, spesialis bedah gigi dan mulut, spesialis tulang, dokter anak dan penyakit dalam.

“Kita juga memberikan sembako, bahan makanan untuk para korban banjir,” lanjutnya.

Bakti sosial ini merupakan agenda rutin bagi Komunitas Harley Owner Group Jakarta Chapter. Sebelum di Jakarta Timur, komunitas ini juga pernah menggelar acara yang sama bagi warga korban bencana banjir di Jakarta Selatan.

“Selain di sini yang sudah kita lanksanakan di Jakarta Selatan. Sekarang di jaktim ,” pungkasnya. ( ery ns)