Target Raih 17 Kursi di 2024, Jika Gagal Sarmuji Akan Mundur Sebagai ketua DPD Partai Golkar Jatim

Ketua DPD Golkar Jatim memberi arahan kepada para peserta workshop

SURABAYA KANALINDONESIA.COM : Inilah ikhtiar dari Ketua DPD Partai Golkar Jatim M. Sarmuji agar Golkar Jatim tidak mudah berpuas diri, bahkan harus keras terhadap diri sendiri (Partai Golkar) agar bisa meraih kesuksesan di 2024 mendatang.

Salah satunya dengan meniatkan diri mundur dari jabatan ketua Golkar Jatim jika pada 2024, Golkar Jatim gagal menambah kursi nya di DPRD Jatim.

“Setelah saya terpilih sebagai ketua DPD Golkar Jatim saya langsung datangi Indrapura ( Fraksi Golkar DPRD Jatim) saya bilang seluruh anggota DPRD Jatim harus dapat minimal 100 ribu jika ingin maju lagi di 2024 , Karena saya menargetkan 17 kursi di DPRD Jatim dipemilu mendatang. Maka jika saya gagal meraih target itu saya akan mundur sebagai ketua DPD Golkar Jatim. Begitu kPU sebutkan hasilnya, dan tidak sampai target atau bahkan berkurang saya langsung mengajukan surat pengunduran diri saya selaku Ketua DPD Golkar Jatim pada DPP saat itu juga,” kata Sarmuji, Sabtu (4/7/2020), saat menyampaikan arahan di acara workshop – Peningkatan kapasitas ketua DPD Partai Golkad Kota Kabupaten se Jatim dan anggota FPG DPRD se Jatim dalam pemenangan pilkada seretak 2020 di Kantor DPD Golkar Jatim.

Baca:  Jelang Pergantian Tahun Baru 2018 Jajaran Satlantas Pacitan Adakan Operasi Knalpot Brong

Bagi sarmuji tidak ada alasan (excuse) yang perlu dibuat untuk sebuah target, karena hanya dengan cara itu maka partai Golkar Jatim harus bekerja dengan keras. “Untuk target 100 ribu suara bagi anggota DPRD Jatim memang akan berat jika saya katakan saat 6 bulan jelang pemilu. Tapi ini masih 4 tahun lagi insyaallah bisa terwujud. Makanya mulai sekarang harus mulai melakukan pendekatan pada akar rumput.,” tambah Sarmuji lagi.

Sedikit strategi diungkap oleh Sarmuji dihadapan pengurus DPD Golkar Jatim serta Ketua DPD Kabupaten Kota. “Jangan jadi partai terasing dihadapan rakyat. Maka yang harus dilakukan dengar dan lihat apa yang dibutuhkan rakyat saat itu. Misal seperti saat ini, saat orang butuh bantuan sembako dan bantuan kesehatan, malah sibuk bicara soal idelogi negara. Maka partai harus berdialog dan berpartisipasi dan berkomunikasi dengan publik,” tegaasnya.

Baca:  Antisipasi Penyebaran Covid - 19,Partai Nasdem Siapkan Disinfektan dan Instrumen Penyemprotan

Karenanya Sarmuji memerintahkan kepada semua anggota dewan di Jatim untuk menyampaikan apapun hasil yang dibicarkan dengan pemerintah kepada masyarakat, “Sampaikan lewat media apa yang sudah dibicarakan dengan pemerintah baik ditempat tertutup atau terbuka agar tahu apa yang terjadi dan diketahui oleh rakyat. Saya apresiasi yang dilakukan DPRD Jatim , dan ini perlu dicontoh oleh kabupaten kota,” kata Sarmuji senang.

Sementara itu Sekertaris DPD Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak menilai apa yang dikatakan Ketua DPD Golkar Jatim sebuah lecutan bagi kader golkar khususnya pangurus partai semua tingkatan dan anggota Frakasi Golkar DPRD, untuk semakin intensif memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Kata Sahat harapan ketua untuk bisa meningkatkan suara golkar adalah harapan dan mimpi kita semua kader dan pengurus Golkar.

Baca:  Ini Alasan Polisi Tangkap Pendeta Cabul di Surabaya Dipercepat

“Pak Ketua juga sudah memberikan ketauladanan kepada kita. Yaitu komitmen untuk mundur. Tidak ada yang berani satria dengan mundur. Apa yang dikatakan ketua sikap kesatria,” ungkapnya.

Untuk itu kata Sahat, sebagai kader dan pengurus harus membuktikan dengan kerja keras dengan selang waktu yang masih panjang ini, untuk mewujudkan kehadiran Golkar dalam kehidupan masyarakat.

“Kita jarang memiliki komitmen seperti itu. Ketua memberi sikap kongkrit. Biasanya kalau kalah, banyak yang dikambinghitamkan.
Kami ingin semua bersifat Satria,” pungkasnya. Nang