Polres Ogan Ilir Cokok Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan

KANALINDONESIA.COM OGAN ILIR : HD(15) warga asal Desa Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, harus diglandang oleh pihak Kepolisian setempat, ke sel tahanan Polsek Tanjung Raja, pasalnya tersangka Herli merupakan pelaku tindak pidana pencurian disertai kekerasan, dan sebelumnya tersangka juga merupakan pelaku curas dengan korban lain yakni Rendi (16) seorang pelajar asal Desa Ketiau, Kecamatan Lubuk Keliat dengan surat Laporan Polisi LP/128/XI/16/ResOi,/selasa tanggal 21 nopember 2016.

Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ginanjar Aliya Sukmana, selaku Kepala Satreskrim Polres Ogan Ilir, membenarkan terkait adanya penangkapan oleh pihak aparat kepolisian pada tersanga Herli.

“Memang benar bahwa anggota kami, berhasil mengamankan pelaku tindak pidana pencurian disertai kekerasan dengan tersangka atas nama Herli. Berdasarkan surat LP / B/ 16 / II/ 2017/ Sek Tg. Raja tanggal 12 Februari 2017, petugas mengamankan pelaku pada pukul 14.00 WIB di Desa Penyanding, tanpa perlawanan,” ujar Kasat Ginanjar, Sabtu (25/02/2017).

Masih menurut Kasat Ginanjar,” kronologis kejadian ini bermula pada saat korban hendak pulang ke Desa Ketiau, didepan TK Aba tiba-tiba, korban dihadang oleh tersangka Herli, bersama dengan temannya yakni Wiki yang kini statusnya DPO.

Kedua tersangka ini berpura-pura ingin kenalan, namun saat korban turun dari kendaraannya, kedua tersangka langsung menodongkan sebilah pisau dan memaksa meminta HP dan uang, selanjutnya tersangka merampas HP Nokia warna biru dari milik korban, selanjutnya kedua tersangka kabur dengan menggunakan sepeda motor Viction dengan nopol BG 3512.

Atas kejadian ini korban mengalami kerugian Rp.400.000,” tegas Kasat. Saat kedua tersangka diamankan oleh Polisi, salah satu tersangka berhasil mengelabui petugas dan berhasil kabur.

Kini tersangka Herli harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku di jerat dengan pasal primer 365 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian disertai kekerasan.(elo)