Pengacara Korban Pemukulan Oknum PNS, Dilarikan ke Rumah Sakit

 

advokad Adib saat dirawat di ruang KH, Bisri Syansuri RSNU Jombang
advokad Adib saat dirawat di ruang KH, Bisri Syansuri RSNU Jombang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM : Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pengacara menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang bernama Wiji Astutik seusai sidang di Pengadilan Agama (PA) Jombang, kini harus dilarikan ke Rumah Sakit, pasalnya korban pemukulan yakni Moh. Adip Abd. Rozaq, SSy, mengalami pusing-pusing yang berkepanjangan dan penglihatannya juga kabur.

Dirawat di ruang KH. Bisri Syansuri III, Rumah Sakit Nahdatul Ulama (RSNU) Jombang, advokad Adib saat dikonfirmasi oleh kanalindonesia.com, terkait kondisinya saat ini, pihaknya mengatakan,” kata dokter masih di suruh istirahat, sembari nunggu hasil CT scan dari pihak rumah sakit yang rencananya akan dilakukan pada hari senin esok keluar, baru nanti akan tahu bagian mana yang sakit akibat peristiwa kemarin,” ujarnya.(25/02/2017).

Saat disinggung kapan dirinya merasakan sakit di kepala dan mengalami penglihatan kabur, pihaknya mengatakan,” kemarin (24/02/2017), baru merasa semakin pusing dan pandangan mulai kabur, karena itu saya dibawa ke Rumah Sakit, oleh istri saya,” tegasnya.

Dari pantauan kanalindonesia.com, sejumlah rekan sejawat, aktifis, dan masyarakat, mengunjungi korban di RSNU. Salah satunya yakni Lilik Yulianto, S.H., S.Sos, yang merupakan Advokat dari organisasi advokat PERADI, pada kanalindonesia.com pihaknya mengatakan, bahwa kedatangannya mengunjungi pengacara Adib dalam rangka memberi suport secara moril pada korban sebagai rekan sesama profesi.

” kedatangan saya, yang pertama untuk mengunjungi serta memberi suport secara moril pada advokat Adib,” ujarnya.

Saat ditanya terkait kasus M. Adip yang merupakan korban pemukulan oleh oknum PNS, pihaknya mengatakan,” ini adalah bentuk pelecehan terhadap profesi advokat, karena saat itu korban sedang menjalankan profesinya, menurut UU 18/2003 tentang Advokat, dan oleh karena korban sudah melaporkan ke kepolisian resort Jombang, maka kami sebagai teman sejawat advokat juga akan terus mengawal proses ini, dan kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Semoga tidak akan terulang lagi di kemudian hari, dan yang terpenting dengan adanya kejadian ini, advokat di jombang harus bisa bersatu, utamanya jika ada rekan sejawatnya  yang tertimpa masalah seperti ini, walaupun fakta di lapangan saat ini organisasi advokat telah pecah dalam beberapa organisasi advokat (multi bar),” pungkas Lilik pada kanalindonesia.com.

Namun hingga kini, Wiji Astutik yang merupakan pelaku pemukulan dan sebagai terlapor di Polres Jombang, atas tindakan penganiayaan yang dilakukaknya pada advokat Adib, belum juga nampak mengunjungi korban. Dan hingga kini pelaku pemukulan yang merupakan oknum PNS itu, juga belum menunjukkan itikad baik, pasalnya hingga kini pelaku belum meminta maaf pada korban.(elo)