KA Bima Mulai Dijalankan Kembali Tiap Akhir Pekan

MADIUN, KANALINDONESIA.COM: Mulai tanggal 10 Juli 2020 KAI menambah tiga kereta api jarak jauh untuk melayani masyarakat dari dan menuju DKI Jakarta serta ke berbagai rute lainnya.

Adapun tiga KA tersebut adalah KA Argo Parahyangan (Gambir-Bandung pp), Bima (Gambir-Malang pp), dan Sembrani (Gambir-Surabaya Pasar Turi pp).

“KAI menambah layanan KA jarak jauh komersial kelas Luxury, Eksekutif, Ekonomi untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan new normal yang ketat,” ujar Direktur Niaga KAI Maqin U Norhadi.

Ditempat yang berbeda, Ixfan Hendriwintoko Manager Humas DAOP 7 Madiun, menjelaskan,khusus untuk KA yang melintas di wilayah DAOP 7 Madiun setelah sebelumnya sudah ada KA 77B/78B (turangga) relasi Surabaya Gubeng-Madiun-Bandung-Jakarta Gambir PP, yang berjalan tiap akhir pekan (Jumat, Sabtu, Minggu), kini bertambah satu lagi yang berjalan tiap akhir pekan yaitu KA 71 (Bima) relasi Malang – Surabaya Gubeng – Madiun – Gambir, tiba di stasiun Madiun pukul 19.26 WIB dan berangkat kembali pukul 19.40 WIB, sedangkan untuk sebaliknya KA Bima (72) relasi Gambir -Madiun – Surabaya Gubeng – Malang, tiba di stasiun Madiun pukul 03.19 WIB dan berangkat kembali pukul 03.27 WIB.

Baca:  Sempat Ditutup Total Jalan Trenggalek-Ponorogo Dipola Sistem Buka  Tutup

Terpantau menurut data dari Rail Ticket Sistym (RTS) mulai tanggal 01 sampai dengan  06 Juli 2020 selalu meningkat, untuk penumpang yang naik dari DAOP 7 Madiun sebanyak 9.025 orang, sedangkan untuk yang turun di DAOP 7 Madiun sebanyak 8.084 orang.

Perjalanan KA tersebut akan terus dievaluasi pengoperasiannya, menyesuaikan dengan perkembangan di lapangan.

Untuk melihat jadwal keberangkatan dari stasiun antara, masyarakat dapat mengakses aplikasi KAI Access. Tiket dapat dipesan melalui KAI Access, web KAI, dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya mulai H-7 keberangkatan.

KAI mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan di KAI Access agar mendapatkan kemudahan ekstra seperti fitur e-Boarding Pass, reduksi online, reschedule online, dan cancellation online.

“Seluruh KA yang dioperasikan tarifnya tetap dan tidak mengalami kenaikan, dimana untuk KA komersial tarifnya sesuai dengan rentang tarif batas bawah dan tarif batas atas yang telah ditentukan, “jelas Ixfan.

Baca:  Tingkatkan Perekonomian Desa, Lapindo Gelar Pelatihan Olahan Tempe di Kesamben

Lebih lanjut Ixfan menyampaikan, untuk mencegah penyebaran COVID-19, KAI menerapkan berbagai protokol kesehatan yang ketat dan harus dipatuhi oleh seluruh pelanggan.

Sesuai SE DJKA No 14 tahun 2020, kapasitas kereta masih diatur batas maksimal yang dapat dijual untuk menciptakan physical distancing selama dalam perjalanan. Pelanggan KA jarak jauh diharuskan mengenakan face shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan. Untuk penumpang dengan usia dibawah 3 tahun agar menyediakan sendiri face shield pribadi.

Pelanggan KA jarak jauh juga diharuskan melengkapi persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 No 9 Tahun 2020. Berkas-berkas tersebut harus ditunjukkan kepada petugas pada saat melakukan boarding.

Adapun ketentuannya yaitu: Menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif atau surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif yang berlaku 14 hari sejak diterbitkan pada saat keberangkatan; menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan atau rapid test; mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

Baca:  Materi Khilafah di Soal UAS, ISNU Minta Kemenag Revisi Kurikulum

Selain itu, khusus bagi pelanggan yang akan bepergian dari dan menuju provinsi DKI Jakarta, diharuskan memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta.

“Secara umum, setiap pelanggan KA jarak jauh diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, wajib menggunakan masker, menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan, “lanjut Ixfan.

Untuk informasi lebih lanjut terkait perjalanan kereta api di masa new normal, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di (021)121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

Masyarakat menilai bahwa dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat pada moda transportasi kereta api, membuat perjalanan mereka lebih aman dari terpapar COVID-19 dibanding transpotasi umum lainnya.