Kafid ihyauddin : Perubahan Lamongan Bersih Dan Modern Harus Generasi Muda Dari Pemimpin Milenial

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Di era milenial bakal lahir sebuah konsep gaya perubahan yang dibarengi dengan perkembangan kekuatan globalisasi digital sehingga akan menjadi kekuatan yang luar biasa. Trend Pemimpin generasi milenial sudah diprediksi beberapa peneliti yang memprediksi generasi milenial akan lahir dan muncul pada beberapa tahun mendatang.

Dalam perkembangan generasi milenial perlu adaptasi dengan sejarah yang menunjukkan bahwa primordialisme dan tradisionalisme dapat entitas nasionalisme yang mengikuti perkembangan arus globalisasi.

Bukan belahan dunia saja, bahkan Indonesia juga tak pernah luput dari perkembangan zaman yang berlandaskan sejarah dengan memahami perkembangan Indonesia secara sederhana yaitu memasuki era generasi milenial.

Maka dari itu butuh pemimpin muda yang baik dapat mengemban amanah perjuangan bangsa Indonesia yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 serta menyelaraskan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat saat ini dengan tetap mengeluarkan pemikiran-pemikiran manusiawi atau istilahnya “nguwongke”.

Perputaran zaman terus bergerak, kaum muda tak lagi hidup dalam suatu isolemen, untuk itu pemikiran politik pemuda zaman now melihat saat ini gerakan politik dapat terkonsolidasi secara masif melalui entrepreneur, startup bisnis dan social entrepreneurship.

Seperti sosok Kafid ihyauddin, Kader Muda dari Partai Gerindra ini beberapa minggu terakhir viral di medsos menjadi perbincangan masyarakat lamongan. Pria yang kerap disapa cak Kafid memang sudah lama terjun dalam pengabdian sosial masyarakat di dalam Ansor, bahkan lebih dari 10 tahun. Dia pun pernah menjabat ketua Ansor PAC sekaran 8 tahun, amanah menjadi Sekretaris rijalul ansor cabang lamongan juga pernah di emban nya selama 3 tahun. Bagi masyarakat sekaran, sosok anggota Ansor dan banser sangat tak asing dengan nya dan sering menyebut dengan panggilan akrab, “Cak Khafid”.

Baca:  Di Jajaran Polda Jatim, Polres Lamongan Masuk Nominasi Predikat Zona Integritas

Wakil ketua DPC partai Gerindra Kabupaten Lamongan ini juga tak lain seorang Enterpreuneurship muda, Pengusaha muda yang sukses dalam usaha nya di bidang perternakan Ayam dan pembesaran. Cabang perusahaan seperti kadang pembesaran ternak ayam nya ada di beberapa kota bahkan sampai pulau bali.

“Ini jaman nya Politisi muda untuk ikut berproses dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih baik dan modern harus didukung dengan sebaik-baiknya dan di beri ruang, hingga di akhir dari gerakan politik yang ada sekarang adalah youth government ( pemerintahan muda ) dengan konsep fusion pemimpin generasi tua dan muda, sehingga Regenerasi Politik daerah juga terlihat, karena kesempatan memberikan ruang untuk ikut berperan dalam pembangunan bangsa dan daerah di masa depan, apa lagi suara milenial usia 17 – 40 tahun itu total hampir 40% di Kabupaten Lamongan”, kata cak khafid.

Baca:  Polres Pacitan Amankan 34 Sak Gula Rafinasi dan Gula Jawa Palsu

Terang politikus muda Lamongan dari Partai Gerindra ini, ” Pembinaan politik era milenial saat ini sudah mulai bermunculan dengan pemikiran-pemikiran inovatif yang modern dengan tetap berlandaskan Budaya tradisional kepemimpinan politik dalam pemerintahan yang ada saat ini sudah bermunculan generasi milenial yang sangat kompeten dan mampu menjawab tantangan era global yang semakin berkembang bisa kita lihat bahwa munculnya pemimpin generasi millenial “zaman now” seperti Abdullah Azwar Anas bupati Banyuwangi, Emil dardak Wakil Gubernur Jawa Timur, gubernur NTB M. Ridho ficardo Gubernur Lampung, zumi Yola Gubernur Jambi, Indah Putri indriani bupati luwu utara, dan masih banyak lagi pemimpin Yang termasuk dalam usia Generasi millenial di bawah 40 tahun” imbuhnya.

Seperti terlihat perkembangan trend politik nasional beberapa tahun belakangan ini, bahwa pemimpin muda era milenial yang mampu menjawab problematika permasalahan dengan konsep pemikiran yang terbuka dengan mengadopsi nilai sosial yang lebih modern dengan mengedepankan pendekatan diskusi.

Baca:  KLU Kekurangan Psikiater, Dinsos Latih FALU Lakukan Trauma Healing

Saat ini pun peran dari kaum Pemuda milenial pemimpin milenial aktif sangat dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan serta Sinergi mitos kemajuan globalisasi dengan budaya tradisional yang berbeda beranjak dari kontribusi kaum muda dalam membangun bangsa ada hal yang penting perlu diperhatikan bahwa kepemimpinan kaum muda yang spektakuler tidak semata-mata timbul dari dirinya.

Kaum muda memang membawa angin segar bagi peradaban dan kemajuan bangsa ini di bawah kepemimpinan jiwa jiwa muda Indonesia Saat ini, mulai menemukan jati dirinya yang baru berpijak pada konsep yang diamanatkan dalam UUD 45.

Kepemimpinan kaum muda memang akan menemui babak baru dalam sejarah Indonesia pendidikan dan perilaku sosial akan memberikan dampak yang signifikan dalam menentukan arah pergerakan bangsa.

Maka kualifikasi atas kedua hal tersebut perlu diperhatikan untuk menciptakan Pemuda bangsa yang berkualitas dengan semangat besar Sudah Selayaknya bangsa yang besar ini mampu menghargai pembangunan integritasnya dengan melibatkan kaum muda dalam mewujudkan kepemimpinan generasi milenial, agar terwujud stok pemimpin berintegritas di era yang akan datang. (Omdik)

Jurnalis : Omdik/Fer
Kabiro : Ferry Mosses