Sambut Idul Adha, Kurban Online Baznas Berdayakan Peternak di Desa

Kurban Online Baznas salah satu wujud kepedulian Baznas untuk membantu peningkatan perekonomian yang merata di desa. Foto: Dok. Humas Baznas

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Merayakan Hari Idul Adha dan masih belum aman dari pandemi virus Covid-19,  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui program Kurban Online Baznas berkomitmen untuk melanjutkan semangat memberdayakan peternak di desa.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu wujud kepedulian untuk membantu peningkatan pertumbuhan ekonomi yang merata di desa.

Direktur Utama Baznas, M Arifin Purwakanta, mengatakan pemberdayaan ini dilakukan mulai dari  proses pembelian ternak, penggemukan, penyembelihan hewan kurban yang berasal dari peternak di desa. Selain itu pendistribusian daging kurban juga kembali dilakukan di desa, agar peternak semakin berdaya secara ekonomi. Sementara mustahik maupun penerima manfaat lainnya dapat terpenuhi kebutuhan gizinya melalui daging kurban.

Baca:  Apes, Isi Bensin di Kios , Gadis ini Tertimpa Pohon Kelapa

Arifin mengungkapkan, nantinya Kurban Online Baznas disalurkan ke 58 titik yang berada di 24 Provinsi, yakni di 51 Kabupaten atau Kota yang tersebar di Indonesia dengan target 3.500 ekor hewan kurban yang akan diberikan kepada 70.000 KK penerima manfaat.

“Kami merancang program Kurban Online Baznas dengan protokol covid-19 tanpa kerumunan massa yang lebih aman, lebih sehat, memberdayakan peternak di desa serta dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kurban dipotong di lokasi yang jauh dari kita. Insha Allah tak berkurang syiarnya dan lebih memberdayakan baik peternak maupun penerima daging kurban,” ujar Arifin dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Kurban Online Baznas untuk membantu masyarakat miskin yang terdampak ekonominya akibat pandemi Covid-19. Foto: Dok. Humas Baznas

Ia menjelaskan, sasaran wilayah penerima manfaat kurban yakni wilayah miskin, tertinggal, dan pedalaman yang belum pernah atau jarang sekali menikmati pembagian daging kurban. Penerima juga menyasar panti jompo, panti asuhan, masjid, pesantren dan majelis taklim di daerah terpencil yang kesulitan mendapatkan bantuan hewan dari para pekurban.

Baca:  Kimia Farma Kirim Satu Kontainer Berisi Obat-Obatan ke Korban Gempa di Sulteng Melalui Baznas

“Melalui program Kurban Online Baznas, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan penduduk desa,” katanya.

Secara terpisah, Ketua Panitia Kurban Online Baznas, Shady Arpenta menambahkan dalam pelaksanaannya, program ini juga menerapkan Cash for Work. Program tersebut untuk membantu secara ekonomi pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini mulai dari awal sampai akhir kegiatan pelaksanaan kurban.

“Peserta dari program cash for work adalah peternak, marbot masjid, ustadz, pedagang keliling, tukang ojek, buruh tani, buruh pabrik yang terkena PHK dan masyarakat miskin yang terdampak ekonominya akibat pandemi Covid-19,” jelasnya.

Dalam kesiapan untuk menjalankan program Kurban Online Baznas, Baznas telah menyediakan berbagai platform online yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Salah satunya yang paling mudah dengan mengunjungi situs baznas.go.id/kurbanonline. @Rudi

Baca:  Kembali, Laporan Keuangan Baznas Raih Predikat Wajar