Uji Kemampuan, Pejabat dan Anggota Kosekhanudnas I Latihan Menembak

Latihan menembak Kosekhanudnas I
Latihan menembak Kosekhanudnas I

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM : Pada Program Kerja (Progja) Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) I, seluruh pejabat dan anggota Kosekhanudnas I melaksanakan latihan menembak di lapangan tembak Wing I Paskhasau, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, kemarin.

Latihan menembak dengan menggunakan 2 (dua) jenis senjata yaitu laras pendek (pistol) dan laras panjang, dilaksanakan rutin tiap semester bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, kecakapan dan keterampilan dalam menembak sebagai bagian dari profesionalisme prajurit TNI.

Latihan ini bekerjasama dengan Seksi Senjata Dislog Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, pelaksanaan latihan menembak dijalankan dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Latihan menembak ini dilaksanakan dalam 2 gelombang untuk mencegah kepadatan jumlah peserta tembak, latihan menembak kali ini dilaksanakan dalam 2 waktu yaitu untuk gelombang I pelaksanaannya pada tanggal 8 Juli 2020 dan gelombang II pelaksanaannya tanggal 9 Juli 2020.

Baca:  Danrem 081/DSJ Didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 Serahkan Bantuan Kepada Korban Banjir Waduk Bendo

Panglima Kosekhanudnas I Marsma TNI Meka Yudanto, S.Sos., M.A.P penekanan melalui Asisten Intel (Asintel) Kosekhanudnas I saat mengambil Apel Pagi menyampaikan, agar seluruh anggota memperhatikan keselamatan dan keamanan diri dan orang lain selama melaksanakan latihan menembak, dan jangan lupa berdoa.

Kasubsiamo Sisen Dislog Lanud Halim Perdanakusuma, Mayor Tek Ruswandi  selaku pengawas latihan menembak Kosekhanudnas I menjelaskan,  secara detil aturan pelaksanaan latihan menembak anggota Kosekhanudnas I sesuai dengan pembagiannya yaitu menembak menggunakan pistol bagi para Perwira dan Bintara Wanita Angkatan Udara (Wara), sedangkan laras panjang bagi anggota militer pria Bintara dan Tamtama.

“Latihan ini menggunakan pistol jenis Tampoglio SPS Sig Sauer Glock 19, para penembak pistol mendapatkan 13 butir peluru dalam setiap sesi menembak dengan peruntukan 3 butir peluru sebagai percobaan, dan 10 butir sebagai penilaian.  Kelompok menembak laras panjang, masing-masing anggota mendapatkan 23 butir peluru dengan peruntukan 3 butir peluru sebagai perkenaan percobaan dan 20 butir peluru sebagai penilaian yang dilaksanakan dengan 2 sikap yaitu sikap tiarap dan sikap duduk,”kata Kasubsiamo Sisen Dislog Lanud Halim Perdanakusuma.

Baca:  Kasau Terima Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama Dan Bintang Jalasena Utama

Sementara Kepala Kesehatan (Kakes) Kosekhanudnas I, dr. Jely Winner menyampaikan tentang protokol kesehatan bagi diri pribadi juga peralatan yang digunakan untuk latihan menembak.@wn