Satu Anggota Polres Mojokerto Dilarikan ke Rumah sakit, Karena Dilempar Bom Bondet

Mapolres Mojokerto

MOJOKERTO, KANALINDONESIA.COM : Aipda Mukiyi Anggota Resmob Satuan Reserse Kriminal Polres Mojokerto harus mendapatkan perawatan intensif dari pihak Rumah Sakit setempat, hal ini dikarenakan Aipda Mukiyi terkena lemparan bom molotov di wilayah Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto, oleh orang tak dikenal.

Dari data yang berhasil dihimpun oleh kanalindonesia.com, kejadian ini bermula saat Aipda Mukiyi mencurigai adanya pelaku tindak pidana kejahatan, di Jalan Raya Desa Kalipuro,  Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, pelaku sebanyak tiga orang dengan mengendarai motor Honda Scoopy hitam nopol W-3123-ETT, berusaha Aipda Mukiyi hentikan, namun ketiga orang tersebut, tiba-tiba melempar Bondet dan mengenai serta melukai paha kiri Aipda Mukiyi.

Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sutarto, selaku Kasubag Humas Polres Mojokerto, membenarkan terkait adanya kejadian tersebut, pihaknya juga mengatakan bahwa, dari pemeriksaan saksi dilokasi kejadian, pelaku yang merasa dibuntuti kemudian para pelaku melempar bondet sebanyak 5 (lima) kali kepada Aipda Mukiyi. Kini anggotanya sedang mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Pusdik Watukosek.

” Sebelum terkena lemparan bondet, Aipda Mukiyi sempat empat kali menghidar, namun saat lemparan ke lima di depan SMP Pungging Kabupaten Mojokerto lemparan bondet yang ke lima tepat mengenai paha kiri korban, yang mengakibatkan korban mengalami luka di paha sebelah kiri, dan saat ini anggota kami sedang mendapatkan perawatan intensif di Rumah sakit Pusdik watukosek” ujangkap AKP Sutarto.(25/02/2017).

Masih menurut Sutarto, “karena mengalami luka akhirnya korban melakukan penembakan kepada salah satu pelaku, sehingga satu orang pelaku yang juga kedapatan membawa sebilah parang dapat di amankan oleh petugas. Salah satu pelaku yang berhasil diamankan ialah S (35) warga Pasuruan. Dan untuk tersangka lain masih dalam pengejaran,” pungkasnya.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti diantaranya, 2 buah KTP yang dibawa pelaku, sebuah parang, Kunci T, tempat menyimpan bom bondet serta jimat yang dikenakan oleh pelaku.(elo)