Bentuk karakter Bangsa, Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Dalam TMMD Reguler 108 Non Fisik

sosialisasi wawasan kebangsaan
sosialisasi wawasan kebangsaan

SRAGEN, KANALINDONESIA.COM :  Penyuluhan bidang wawasan kebangsaan ini digelar di Balai Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen. Kegiatan sosialisasi ini masih dalam rangkaian kegiatan Non fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke -108 Kodim 0725/Sragen, beberapa waktu lalu.

Danramil 15/Gemolong Kapten Cba. Suwanto selaku narasumber dalam kegiatan sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini memberikan arahan sosialisasi penyuluhan tentang Bela Negara dan Cinta Tanah Air  bertujuan untuk membentuk sikap moral dan karakter anak bangsa agar memiliki nasionalisme, kepekaan, kepedulian terhadap bangsa serta cinta tanah air.

“Wawasan kebangsaan merupakan cara pandang yang dilingkupi oleh rasa kebangsaan, paham kebangsaan dan semangat kebangsaan dalam upaya mewujudkan cita-cita nasional. Substansi dari wawasan kebangsaan adalah kesadaran untuk bersatu sebagai suatu bangsa akibat kesamaan sejarah dan kepentingan masa depan dan perekat yang mempersatukan sekaligus memberi dasar kepada jati diri bangsa,”kata Kaptem Cba. Suwanto.

Baca:  Kementan Terus Kawal Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Berangkat dari definisi wawasan kebangsaan, Kapten Cba. Suwanto  menyampaikan, bahwa wawasan kebangsaan di era reformasi mengalami kemunduran dan kehilangan  greget yaitu timbul paham golongan yang mengkristal, miskin nasionalisme, kehilangan daya rekat, terjadi konflik horizontal bernuansa SARA dan konflik vertikal di beberapa daerah.

“Mengalir dari berbagai persoalan itu, beliau berharap semua harus membangun kembali semangat kebangsaan, rela berkorban, kesadaran, persatuan dan kesatuan serta rasa cinta tanah air sehingga tumbuh kebersamaan dan tanggung jawab bersama dalam mengantisipasi setiap bentuk ancaman. Sebagai contoh apabila semua mengetahui adanya upaya pihak yang mengganggu keselamatan dan ketertiban masyarakat, maka diharapkan segera melapor kepada pihak berwenang, Hal ini membuktikan adanya antisipasi dan sikap peduli”, papar Suwanto.@wn

Baca:  Capital Life Syariah Kucurkan Dana Rp 189.437.500 Bagi Hafidz Qur'an Siswa SCB