Wagub DKI Jakarta Minta ASN Pemkot Jakbar Berikan Pelayanan Warga Tetap Diutamakan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM :  Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Jakarta Barat tetap memberikan pelayanan masyarakat dengan baik pada masa pandemi Covid-19.

“Kami datang berdialog untuk memastikan bahwa pelayanan yang diberikan mulai dari Kotamadya, kecamatan, dan kelurahan, adalah pelayanan terbaik buat warga. Pelayanan yang berintegritas,” kata Wagub DKI Jakarta usai bersilaturahmi dengan pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Barat, di Ruang Pola, Kantor Walikota Jakarta Barat, Jumat (10/7/20).

Menurutnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies R.Baswedan adalah sosok pemimpin yang cerdas dan berintegritas. Artinya, pelayanan dari lingkungan Pemprov DKI Jakarta hingga kelurahan haruslah pelayanan yang cerdas, terintegrasi, proporsional dan melayani tanpa ada pungutan.

Baca:  Baqoel Support 11.400 UMKM Horeka di Indonesia

“Pelayanan terbaik juga harus berpihak. Berpihak pada masyarakat yang kurang mampu. Pelayanan yang diberikan harus berpihak pada masyarkat belum mampu dan lemah, termasuk pelayanan kaum disabilitas. Itulah pelayanan yang harus diberikan kepada masyarakat Jakarta,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Wagub DKI Jakarta memaparkan 4 permasalahan yang terjadi di wilayah Jakarta Barat. Empat permasalah itu adalah banjir, kebakaran, kemacetan dan wabah Covid-19. Untuk masalah banjir dan kebakaran, Pemda DKI Jakarta bersama anggota DPRD akan melakukan peninjauan pada titik-titik rawan banjir dan kebakaran di Jakarta Barat.

“Kita akan meninjau bersama DPRD. Dari awal kita bisa antisipasi mencegah kebakaran yang kemungkinan terjadi pada bulan kemarau. Begitu pula, musibah banjir yang terjadi pada musim hujan,”urainya.

Baca:  Bakamla RI Terima Kunjungan Tim Audit Kearsipan ANRI

Terkait pandemi COVID-19, Wagub DKI Jakarta menambahkan, bahwa anggaran belanja daerah terkoreksi hingga 53 persen dari total perkiraan Rp 87 Triliun. “Tapi, bukan berarti pembangunan berjalan di tempat. Pemprov DKI Jakarta akan mencari terobosan untuk melanjutkan pembangunan serta mencegah potensi bencana meski dengan anggaran yang terbatas,”pungkasnya.

Hadir dalam silaturahmi itu Walikota Jakarta Barat, H. Rustam Effendi, Dandim 0503/JB Kolonel Inf. Dadang Ismail Marzuki, Wakapolres Jakbar AKBP Rusdy Pramana Suryanagara, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Eneng Malianasari dan para pejabat di lingkungan Pemkot Jakarta Barat.@Wn