Gunakan Baju Loreng, Prajurit TNI Tak Merasa Canggung Bekerja Dalam Pembangunan TMMD 108  

satgas TMMD membangun
satgas TMMD membangun

SRAGEN, KANALINDONESIA.COM :  Selain disiplin dan dedikasi yang tinggi dalam kemiliteran ternyata anggota satgas yang tergabung TNI Manunggal Membangun Desa reguler ke – 108 Kodim 0725/Sragen ini, turun langsung dan lihai menjadi tukang bangunan maupun pemasangan kanopi teras depan, bukan hanya sehari atau dua hari namun, anggota pilihan satgas TMMD ini selain memiliki kemampuan khusus berjiwa pekerja keras pantang menyerah sebelum target RTLH terselesaikan.

Meski menggunakan atribut TNI, para prajurit ini tidak canggung atau merasa malu menjadi tukang bangunan saat membangun rumah tidak layak huni milik mbah Sukinem (70) Dukuh. Sidoharjo Rt. 37 Desa. Baleharjo Kec. Sukodono Kab. Sragen yang menjadi sasaran pembangunan TMMD Reguler ke – 108 di saat bangsa dilanda Pandemi Covid-19 ini.

Baca:  Kementan Apresiasi Kalbar Cegah Alih Fungsi Lahan

Melalui Pengabdian untuk Negeri, bangun desa dengan tanpa meninggalkan kearifan. Para prajurit ini begitu lihai dan mahir menggunakan peralatan pertukangan, dengan menyusun batako press diatas semen yang sudah bercampur pasir dan sesekali mereka memperbaiki atau menarik benang yang digunakan sebagai alat meluruskan bangunan dan yang lain tampak membantunya.

Dengan harapan bagi warga yang sebelumnya menempati RTLH ini kedepanya agar mampu menjaga, merawat dan juga mempertahankan agar tetap menjadi rumah sehat, sehingga akan menjadikan para penghuninya lebih bisa merasakan manfaat dan kenyamananya.

Hal ini membuktikan kalau sesungguhnya TNI selalu berupaya membantu pemerintah dalam bidang pembangunan  secara merata melalui program TMMD, sehingga bantuan yang diberikan TNI kepada masyarakat dapat membawa manfaat serta dapat mengurangi beban ekonomi yang di hadapi oleh masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat sekarang ini.@wn

Baca:  Upaya Cegah Penyebaran Covid-19, Inisiatif Isolasi Mandiri