Gasak Kabel Milik Telkom, 5 Pemuda Cerme Gresik Dijebloskan ke Penjara

GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Kabel milik PT. Telkom di gasak maling pada Rabu (1/7) sekitar pukul 02.00 WIB,kabel tersebut terpasang melintas di kolong jembatan Desa Iker- Iker geger,Kecamatan Cerme,Gresik.

Peristiwa kasus pencurian tersebut terendus atas laporan warga.

Menurut data kepolisian,para penggasak kabel tersebut adalah masih warga setempat.kelima tersangka itu adalah, S (26), warga RT 03 RW 02 Desa Dadap Kuning, Kecamatan Cerme, Gresik. AS (30), AS (30), MA (21) dan CA (21), yang merupakan warga Kelurahan/Kecamatan Asemrowo, Surabaya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto,melalui Kapolsek Cerme AKP Moh. Nur Amin mengatakan Kelima tersangka berhasil membawa 15 meter kabel tembaga tanah ukuran 600 Fare untuk Jaringan Telephon milik PT.Telkom Datel Gresik dengan cara dipotong potong menggunakan alat berupa gergaji, setelah berhasil mengambil kemudian disimpan ditempat aman ditutupi semak semak dan daun daun yang kering agar tidak terlihat sekitar 4 meter dari lokasi kejadian.

Baca:  Jelang Arus Mudik Lebaran, Tol Fungsional di Jombang Hari Minggu Mulai Digunakan

“Atas laporan tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan,” kata AKP Nur Amin, Senin (13/7/2020).

Ia menambahkan,hasil curian baru diambil pada hari Rabu tanggal 8 Juli 2020 sekitar pukul 03.30 Wib” terang Kapolsek Cerme.

Beberapa saat kemudian, tepatnya hari Rabu (8/7/2020) para tersangka bisa diamankan. Ketika itu mereka sedang asyik memancing.

“Kabel (barang bukti) itu disembunyikan oleh tersangka sekitar empat meter dari lokasi kejadian. Disimpan di tempat yang aman, ditutupi semak semak dan daun daun yang kering agar tidak terlihat,” lanjutnya.

Dari tangan tersangka polisi diamankanb18 potongan kabel tembaga tanah ukuran 600 fare, satu catter warna merah, satu cetok. Satu gergaji besi, satu pisau, satu sepeda motor Supra warna hitam nopol L 2871 OB dan satu  sepeda motor Yamaha Mio J warna hitam putih Nopol L 3586 AS.

Baca:  Sambut Bulan Suci Ramadhan, Polresta Sidoarjo Gelar Operasi Pekat

Dari tindak pidana kasus pencurian tersebut PT.Telkom menerima kerugian sebesar 30 juta rupiah.

Kini, kelima tersangka akhirnya mendekam di sel tahanan Polsek Cerme. Mereka dijerat Pasal 363 ayat 1 ke 4e tentang pencurian pemberatan (curat) dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (irw)