Duh…Seorang Istri di Pelalawan Pergoki Suami Cabuli Anak Kandungnya

PELALAWAN, KANALINDONESIA.COM:  Seorang Istri Al ( 36) warga Desa Rawang Empat, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Riau melaporkan suaminya SB setelah memergoki sedang menggauli anak kandungnya sendiri.

Perbuatan yang amat keji dan biadab tersebut  dilakukan SB semenjak anak kandungnya masih duduk di kelas 1 SMP.

Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko, melalui Kasubbag Humas Polres Pelalawan IPTU Edi Haryanto kepada awak media, Selasa (14/7/2020) mengatakan,” benar telah terjadi dugaan perkara tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang dilakukan oleh ayah terhadap anak kandung. Pelaku adalah SB, korban merupakan anak kandungnya, peristiwa ini diketahui  Sabtu (11/07/ 2020) sekira pukul 15.30 WIB di dalam kamar sang korban,” ucap IPTU Edi Haryanto.

Baca:  Tersangka Kasus Pencabulan Ditahan, Ortu Korban Lega

Kejadian ini terungkap, pada hari Sabtu (11/07/ 2020), sekira pukul 15.25 WIB, sang istri keluar rumah untuk berbelanja keperluan dapur, namun dalam perjalanan menuju warung sang istri tersadar jika dirinya lupa tidak membawa uang.

Karena lupa tersebut pelapor lansung berbalik arah pulang ke rumah berniat mengambil uang yang memang di simpan VL anak pelapor.

“Ketika sampai di rumah, dia lansung menuju kamar sang anak yang memang dalam keadaan tidak tertutup, alangkah terkejut saat itu melihat SB sedang menindih tubuh anaknya dan meraba raba bagian badannya. Sontak sang istripun berteriak ” Astagfirullah” biadab kau ya, dan langsung pelapor memanggil tetangga YN untuk menyaksikan kejadian itu,” terang Kasubag IPTU Edi.

Baca:  Simpan Sabu dan EksMadiun, Residivis Narkoba Dibekuk

Saat dipergoki melakukan perbuatan nista itu, pelaku masih berdalih membangunkan anaknya, namun sang istri melihat jelas bahwa suaminya menindih anaknya dan melihat melakukan perbuatan yang tidak sepantasnya dilakukan terhadap anak.

” Saat itu VL ( korban) , tidak menjawab apa-apa saat perbuatan ayahnya dipergoki ibunya, namun di tempat terpisah VL mengakui bahwa sang ayah sudah berulang kali melakukan perbuatan itu terhadap dirinya, malahan semenjak dirinya kelas 1 SMP, dengan cara mengancam jika melaporkan perbuatan ayahnya kepada orang lain, ayah atau ibuknya akan mati,”tegas Kasubag mengulang laporan Kapolsek Bunut.

Berdasarkan laporan tersebut, Kapolsek Bunut AKP Rhokani segera memerintahkan anggotanya untuk melakukan pencarian pelaku, yang akhirnya berhasil mengamankan pelaku di Kantor PLN Sorek Satu,    Senin (13/07/2020) sekira jam 19.00 WIB saat lagi santai bersama temannya.

Baca:  Manifes Penumpang Pesawat Polri yang Jatuh di Riau

“Pelaku langsung diamankan petugas, dan juga mengakui semua perbuatan bejat yang dilakukan  terhadap anaknya. Terhadap terlapor dikenakan pasal  tentang tindak pidana perlindungan anak  yaitu pasal 81 ayat (2),(3) UU RI No 17 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang tindak pidana perlindungan anak,”pungkas Kasubag.(Cho)

sumber : riauterkini