BOLA, KANALINDONESIA.COM: Pekan keempat Serie A Liga Italia belum memberikan kemenangan untuk Juventus. Klub peraih scudetto terbanyak Serie A Liga Italia belum sekali pun meraih kemenangan.

Di pekan ini, langkah Juventus dijegal oleh AC Milan yang tampil lebih mendominasi. Pertandingan di kandang sendiri, Juventus hanya bisa meraih hasil imbang melawan AC Milan.

Atas hasil ini, Juventus terdampar di zona degradasi. Juventus sebenarnya unggul lebih dulu pada laga kali ini. Gol cepat Alvaro Morata membuat publik tuan rumah bersorak gembira.

Paulo Dybala memberikan umpan terobosan kepada Morata yang kemudian berlari secepat mungkin untuk bisa membobol gawang Maignan. Namun gol Alvaro Morata bisa dibalas AC Milan pada babak kedua.

Memanfaatkan sepakan penjuru Sandro Tonali, Ante Rebic mengkonversikan dengan sundulannya.

Berkat gol tersebut, Ante Rebic menjadi pemain AC Milan pertama yang mencetak gol ke gawang Juventus di Serie A Liga Italia dalam 3 penampilan beturut-turut dalam era tiga poin per kemenangan sejak musim 1994/1995, menurut Opta.

Sementara bagi Juventus, Si Nyonya Tua belum memenangkan satu dari empat pertandingan Liga Italia musim ini.

Catatan tersebut adalah yang pertama kalinya dalam sejarah setelah terakhir kali dirasakan pada musim 1961/1962, 1955/1956, dan 1942/1943.

Juventus saat ini nangkring di zona merah degradasi dengan menempati peringkat 18. Atas hal ini pun sang juru taktik juventus, Massimiliano Allegri nampaknya tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

“Sayangnya, kami kehilangan konsentrasi, determinasi, dan fokus,” kata pelatih Juventus Massimilano Allegri, sebagaimana dikutip dari Football Italia.

“Seharusnya kami tidak kehilangan poin di pertandingan ini setelah memegang kendali permainan,” ucap Allegri.

Meski mengatakan hasil imbang ini adalah kesalahan tim, tetapi Allegri mengakui ada satu kecerobohan yang dilakukannya.

“Saya akan mengakui bahwa saya membuat kesalahan pada pergantian pemain, saya salah,” ujar eks pelatih AC Milan itu.

Massimilano Allegri memang melakukan taktik pergantian pemain yang cukup “aneh” ketika Juventus dalam posisi unggul.

Alih-alih memasukkan pemain bertahan ketika dalam posisi unggul, Allegri justru masukkan dua pemain bertipe menyerang, yakni Moise Kean  dan Federico Chiesa di pertengahan babak kedua.

“Saya seharusnya menempatkan lebih banyak pemain bertahan dan memimpin 1-0, jadi saya bertanggung jawab untuk itu,” ungkap allegri.

Nasi sudah menjadi bubur, penyesalan Allegri tak ada gunanya karena hasil pertandingan sudah ditentukan.

Dengan hasil imbang kontra Milan, Juventus memperpanjang tren tanpa kemenangan mereka di Liga Italia menjadi empat pertandingan.

Mereka terpaut delapan angka dari AC Milan dan Inter Milan, yang menempati dua posisi teratas klasemen Liga Italia.

Mereka terpaut delapan angka dari AC Milan dan Inter Milan, yang menempati dua posisi teratas klasemen Liga Italia.

Mereka terpaut delapan angka dari AC Milan dan Inter Milan, yang menempati dua posisi teratas klasemen Liga Italia.

Tentu hasil ini tak diinginkan allegri. Namun mereka telah belajar banyak dini hari tadi. Allegri tentu ingin membukukan kemenangan perdananya musim ini di laga melawan Spezia rabu nanti.(Dito_kanalindonesia.com)

---------Ikuti Chanel youtube: KanalindonesiaTv ---------- ----------------------------------------------------------------

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here