Polres Madiun Kota, Bekuk Pengedar Satu Kg Ganja

Hasil tindak kejahatan kurun Maret-Juni 2020 untuk Sat Narkoba dan Juni-Juli 2020 lalu, bersama hasil kejahatan serta sejumlah tersangka digelar di Mapolres Madiun Kota
Hasil tindak kejahatan kurun Maret-Juni 2020 untuk Sat Narkoba dan Juni-Juli 2020 lalu, bersama hasil kejahatan serta sejumlah tersangka digelar di Mapolres Madiun Kota

MADIUN, KANALINDONESIA.COM: Satuan Narkoba Polres Madiun Kota kurun Maret-Juni 2020 lalu berhasil menangkap sejumlah bandar dan pengguna narkotika dengan mencetak rekor penangkapan atau pengungkapan.Satu tersangka pengedar narkoba jenis ganja ditangkap dengan barang bukti (BB) satu kg ganja.

Demikian disampaikan Kapolres Madiun Kota AKBP R Bobby Aria Prakasa dalam rilis di Mapolres setempat, Rabu (15/7/2020) sore.

Ia mengatakan total jajaran Sat Narkoba ungkapkan 14 kasus dengan jumlah tersangka 18 orang terbagi 7 pengedar dan 11 pengguna, dengan BB berupa satu kilogarm ganja dan 8 gram lebih sabu-sabu.

“Penangkapan pengedar satu kilogram ganja itu tergolong istimewa, karena selama ini pengungkapan kasus ganja di Sat Narkoba Polres Madiun Kota dalam jumlah kecil atau hitungan gram. Saya minta maaf saat itu tidak bisa langsung dirilis, terkait pandemi Covid-19, baru hari ini dirilis bersama-sama,” ujarnya.

Baca:  Menko PMK: BST Mayoritas Tersalurkan

Dilaporkan, tersangka An (42) warga Kota Madiun, ditangkap medio April 2020 lalu, kini kasusnya sudah dalam persidangan sudah dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) hukuman mati 2 pekan lalu di PN Kota Madiun. Sedangkan vonis masih menunggu beberapa kali persidangan, tuntutan JPU adalah tuntutan maksimal bagi pengedar ganja.

Sedangkan, Sat Reskrim Polres Madiun Kota kurun Juni-Juli 2020 mengungkap sebanyak 12 kasus dengan jumlah tersangka 12 orang. Pengungkapan kasus juga melibatkan sejumlah Polsek di jajaran Polres Madiun Kota, dengan barang bukti sejumlah peralatan pencurian, ponsel, motor dan mobil kini diamankan di Mapolres Madiun Kota dan Polsek.

“Dari usia tergolong dewasa ada 11 orang dan satu anak-anak, terlibat kasus pemotongan kabel telepon sepanjang 130 meter dengan TKP di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Barang bukti lain berupa 10 unit motor dan 2 unit mobil dipakai untuk kejahatan serta hasil kejahatan,” pungkas Kapolres Madiun Kota. (abas)

Baca:  Terkait PBKM, Walikota Madiun Diperiksa KPK di Rumah Pribadi