Kedapatan Nyabu di Warung, Dua Warga Jombang Dicokok Polisi

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Su(50) warga asal Dusun Banjarjo, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Jombang, beserta rekannya yakni Ar (31) yang merupakan warga asal Dusun Dermo, Desa Mentaos, Kecamatan Gudo, Jombang, harus diglandang anggota Satreskoba Kepolisian Resort (Polres) Jombang, karena keduanya tertangkap tangan saat mengadakan pesta sabu-sabu di sebuah warung di depan pabrik sepatu Vinesia Bareng, Jombang, Minggu (26/02/2017)

Kepala Satresnarkoba Polres Jombang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hasran membenarkan adanya penangkapan dua pelaku tersebut.

“Menindaklanjuti informasi dari masyarakat tentang adanya kegiatan, pesta narkoba yang kerap dilakukan oleh para pelaku, disebuah warung yang berada di depan pabrik sepatu Venesia Bareng. Sejumlah anggota langsung diturunkan dilapangan, dan alhasil, memang benar bahwa warung tersebut sering digunakan sebagai ajang pesta sabu-sabu,” ungkap AKP Hasran pada kanalindonesia.com, Minggu(26/02/2017).

Masih menurut AKP Hasran,” atas dasar surat, LPA/11/II/2017/JATIM/RES.JBG/SEK.BRG, tanggal 26 Pebruari 2017, petugas gabungan melakukan penggrebekan terhadap kedua pelaku, pada hari minggu tanggal 26 Pebruari 2017 pukul 08.00 WIB, dengan personil gabungan dari Polsek Bareng beserta, Kapolsek Bareng AKP Lely Bahtiar, S.H, serta tim Sat Resnarkoba Polres Jombang yang saya pimpin secara langsung, berhasil mengamankan kedua pelaku,”ungkap AKP Hasran.

Dalam penggrebegan tersebut berhasil diamankan sejumlah barang bukti (BB) yakni, seperangkat alat hisap (bong), 1 plastik klip sabu seberat 0,41 gram, 1 plastik klip sabu seberat 40 gram, 1 buah korek api gas, 1 buah HP merek Samsung berikut simcardnya serta, 1 buah HP merek Blackberry berikut juga simcardnya.

Dari hasil gelar perkara, yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Jombang AKP Hasran, bersama Kapolsek Bareng AKP Lily Bahtiar, serta para penyidik unit Reskrim dan Satresnarkoba, dengan rekomendasi sebagai berikut, terhadap fakta-fakta yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), patut diduga bahwa kedua pelaku melakukan perbuatan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat 1 jo Pasal 127 (1) huruf a UURI No. 35 tahun 2009 tentang UU Narkotika.(elo)