Dianggap Putusan Tak Adil, Hakim Pemutus PKPU KUD Trijaya Sraten Diamuk Nasabah

SURABAYA,KANALINDONESIA.COM: Tak kunjung mendapatkan penegakan hukum di Pengadilan Niaga dan atau Pengadilan Negeri Surabaya. Para pencari keadilan itupun mengamuk dalam sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Koperasi Unit Desa Trijaya Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jatim, Senin (20/7/2020)

Amarah tersebut dipicu dengan hasil putusan dari Hakim Sarwedi yang menyebutkan bahwa perkara PKPU ini dinyatakan pailit. Ketua aksi Yunus Wahyudi yang akrab dengan julukan Harimau Banyuwangi menganggap Hakim yang sudah tebang pilih dalam penegakkan hukum.

“Saya merasa ada kongkalikong hakim dan KUD. Hakim tidak terbuka dalam perkara ini tadi hakim langsung memutus,” teriak Yunus usai sidang, (20/7).

Yunus menjelaskan, keberadaan dirinya sebagai mewakili ribuan warga Banyuwangi yang datang ke Niaga PN Surabaya untuk menuntut keadilan untuk melawan dua orang yang berkhianat kepada nasabah dalam perkara PKPU melalui gugatan ini.

Baca:  Dampak Banjir Bandang Banyuwangi

“Kenapa hasil gugatan PKPU ini dinyatakan hakim pailit? Ini yang kami tidak setuju karena sangat merugikan nasabah, kalau itu terjadi masyarakat dalam hal ini nasabah sangat dirugikan. Untung tadi sebagian dari kami datang untuk mengawal perkara ini,” cetus Yunus.

Aset ini masih kata Yunus, jika ditotal sebanyak Rp 50 miliar, sedangkan kerugian nasabah semuanya totalnya ada sekitar Rp 40 miliar.

“Sebenarnya dari awal kami sudah ada pembeli, tujuannya jelas untuk pengembalian totalitas semua kerugian nasabah. la ini masih dibelok-belokan, intinya pengurus yang sudah korupsi 50 miliar tersebut, masih mau mengambil hak-hak dari pada aset tersebut,” tandasnya.

Dalam hal ini pimpinan KUD Wijianto tidak ada etikad baik untuk mengembalikan dana para nasabah.

Baca:  Strategi Banyuwangi Buka Kembali Sektor Pariwisata yang Aman COVID-19

“Dari beberapa uang yang disimpan di KUD Trijaya Sraten yang dititipkan oleh anggotanya, ada dana anak yatim dan Dari beberapa uang yang ada di KUD Trijaya Sraten itu juga ada masjid yang diharapkan oleh semua anggota agar bisa dikembalikan,” pungkasnya. Ady