Setubuhi Gadis Dibawah Umur, Seorang Warga Desa Pajar Bulan Diamankan Polisi

Pelaku saat diamankan di Mapolres Ogan Ilir

KANALINDONESIA.COM OGAN ILR : Al(38) warga asal Jln Krio Johar , Dusun.02 , Desa Pajar Bulan, Kec Tanjung Batu, Ogan Ilir, harus diamankan unit Satuan Reskrim Polres Ogan Ilir, setelah tersangka melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ginanjar Aliya Sukmana, selaku Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, membenarkan terkait adanya penangkapan tersebut.

“Atas dasar surat LP-B/54/II/2017, Tanggal, 15 Februari 2017, sejumlah anggota kami melakukan penangkapan pada tersangka, tepatnya pada hari Selasa tanggal 28 Februari 2017, sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur sebagaimana di maksud dalam pasal 81 UU NO 35 Thn 2014 tentang perlindungan anak di bawah umur. Pelaku ditangkap di Desa Lubuk Sakti, Kecamatan Indralaya Selatan, Ogan Ilir tanpa melakukan perlawanan,’ ujar Kasat Ginanjar pada kanalindonesia.com, Selasa(28/02/2017)

Saat disinggung terkait modus operandi yang dilakukan tersangka pada korban, Kasat Ginanjar menuturkan,” awalnya pelaku mengajak korban yakni, sebut saja Bunga (16) warga Jalan Lingkar Pipa, Desa Timbangan, untuk jalan-jalan. Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku mengajak korban masuk dalam pondokan, setelah itu pelaku menyuruh korban untuk meminum teh gelas yang dibeli pelaku. Setelah meminum teh gelas tersebut, tidak lama korban merasa pusing kepala dan penglihatannya kabur, dan tidak lama korban langsung tidak sadarkan diri. Pada saat itulah pelaku langsung melucuti baju dan celana korban untuk melakukan aksinya.  Setelah kejadian tersebut pelaku menyetubuhi korban sebanyak kurang lebih 10 kali dan akirnya korban mengadukan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib,’ tegas Ginanjar.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku harus diamankan di Polres Ogan Ilir, beserta sejumlah barang bukti. Pelaku dijerat dengan pasal 81 UU NO 35 Thn 2014 tentang perlindungan anak di bawah umur, dengan hukuman 15 tahun penjara.(elo)