Walikota Jakarta Timur : Ternyata, Masih Ada 549 RW Belum Lapor Perkembangan Kasus Covid-19

Rapat Koordinasi Monitoring Evaluasi Penanggulangan Covid-19 bersama para Lurah
Rapat Koordinasi Monitoring Evaluasi Penanggulangan Covid-19 bersama para Lurah

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM :  Walikota Administrasi Jakarta Timur, M. Anwar menyebutkan, masih ada 549 dari 707 RW di Jakarta Timur yang belum melaporkan perkembangan kasus Covid-19. Seharusnya, masing-masing RW melaporkannya kepada Biro Tata Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Timur setiap minggunya.

“Saya harap ini menjadi perhatian para pengurus RW dan ini sudah menjadi pembahasan di tingkat provinsi dalam Rapim (rapat pimpinan) bersama bapak Gubernur, karena sifatnya wajib melaporkan perkembangan kasus seminggu sekali oleh Biro Tapem,”kata Wali Kota usai Rapat Koordinasi Monitoring Evaluasi Penanggulangan Covid-19 bersama para Lurah di Ruang Pola, Kantor Walikota Jakarta Timur, Kamis (6/8/20).

Walikota mengatakan, laporan perkembangan kasus Covid-19 yang dilaporkan bertujuan untuk bisa mengecek berjalannya protokol kesehatan di wilayah untuk kemudian dapat divalusiasi kembali.

Baca:  Kasau Kedatangan Tamu Duta Besar Australia Di Mabesau Cilangkap.

Dari rapat bersama para Lurah ini, berharap adanya perhatian khusus para pejabat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam menangani kasus Covid-19 dan meminta agar Gugus Tugas Covid-19 di seluruh wilayah Jakarta Timur dapat berinovasi dalam penanganan Covid-19.

“Kamar ICU di seluruh rumah sakit di wilayah DKI Jakarta sudah terpakai 50 persen untuk penanganan Covid-19. Ini harus menjadi warning (peringatan) kita bersama, Camat, Lurah dan para pengurus RW dan RT agar terus mengedukasi warga, mengingatkan warga akan ancaman yang serius tentang Covid-19,”tuturnya.@Wn