Tulisan yang Disegel Warga, Itu Hanya Salah Faham dan Miss Komunikasi

GRESIK, KANALINDONESIA.COM : Buntut dari protes warga Wringinanom terkait tulisan kampung binaan yang terpampang jelas di ujung simpang empat desa ,yang di tulis oleh salah satu produsen keramik ternama di wilayah setempat.

Kemarin (05/08) tulisan tersebut menuai protes dan sempat di segel sekitar 7 orang perwakilan warga penyegelan tersebut berdasarkan keputusan dari forum jaring solusi,yang di hadiri oleh tokoh warga yang ada.

Selang beberapa saat dari penyegelan itu, pihak pabrik segera merespon dan menurunkan tulisan ” Kampung Binaan Arwana tersebut.

Pada (06/08) pihak manajemen pabrik yang di wakili oleh HRD Ikhwan dan GA H. Ismanto. SH mendatangi kantor Desa untuk klarifikasi,atas Miss komunikasi dan salah faham yang terjadi selama ini.

H.Ismanto.SH menyampaikan kalau,tulisan besar yang ada di atas bangunan taman tersebut tidak ada tendensi apa-apa dari perusahaan akan tetapi dengan maksud memenuhi program Arwana peduli yang telah disepakati setahun lalu antara Kades Yoko dengan Arwana dengan metode bertahap , bertingkat dan berlanjut agar bisa maksimal dalam merealisasikan pembangunan desa yang ada.Dengan saling menghormati.

Baca:  Wabup Bangkalan Minta Peserta Seleksi Calon Anggota KI, Sportif

“Usai di pasang kemarin,tulisan Kampung Binaan Arwana itu, langsung kita share ke kantor pusat,dan mendapat respon positif dari pimpinan kita,”ujar H. Ismanto. SH pada saat duduk bersama dengan Kades Yoko dan beberapa tokoh masyarakat,di pendopo balai Desa.

Ia menambahkan,”hanya itu maksud kita,lain tidak ada. yang perlu di pertegas, kita tidak ada tendensi apa-apa, hanya ingin merealisasikan program yang bertahap, bertingkat dan berlanjut, tambahnya.

Kalaupun artikel, lanjut orang yang berkompeten di Arwana itu,di nilai kurang bagus,dan menuai protes dari segelintir warga, , saya anggap ini bukan sebuah persoalan melainkan hal yang wajar.Kita ambil sisi positifnya saja,”tandasnya.

Di sela-sela musyawarah berlangsung, ada pertanyaan dari ketua BPD Sutrisno, terkait warga Wringinanom yang di PHK, adanya truk bongkar-muat yang parkir di median jalan (fasum),tulisan Kampung Binaan.

Baca:  Kapolres Pacitan Serap Aspirasi Masyarakat Dengan Menggelar Cangkrukan Bareng Di Desa Wisata Watukarung

Dari pertanyaan tersebut ,Manajemen menjawab,”terkait dengan karyawan yang di PHK yang lebih faham itu Kepala Regu , kepala Seksi sampai ke Kabag baru disampaikan ke Manager dan Plant Manager baru berlanjut ke HRD sebagai Mediator dan terakhir ke manajemen Pusat, untuk truk yang parkir di median jalan raya itu otoritasnya expedisi , Kita akan arahkan ke parkiran desa seandainya sudah ready,kita butuh waktu untuk sampaikan ke Kades selanjutnya di sosialisasikan kepada warga dan para tokoh yang hadir di forum,” paparnya.

Berlanjut pertanyaan dari Kasun Krajan Suwanto,ia menyampaikan,di awal H Ismanto SH mengatakan jika atas seijin Pimpinan akan mempercantik desa dari luarnya dulu baru ke dalam dengan tidak berbenturan Program lain dari Pemerintah .

“Kita mewakili segenap warga, maunya warga kita bangun dalamnya dulu baru kemudian luarnya,biar kelihatan riil,”kata dia.

Baca:  Pelanggar Prokes di Gresik Bakal Didenda 150 ribu

Dari pertanyaan tersebut,pihak perwakilan Arwana menjawab,kita akan sampaikan ke pihak pimpinan.

“Yang jelas kita bekerja tidak sendiri , melainkan masih ada pimpinan kita,kita akan coba sampaikan semoga dapat disetujui ,”jawabnya.

Pihak manajemen juga menyampaikan kita saat ini berjuang mem pertahankan 484 karyawan lebih, karyawan yang harus kita pertahankan demi kelangsungan hidupnya ,dan ini tidak mudah di tengah pandemi ini.

Di penghujung pertemuan, Kepala Desa Wringinanom Yoko menyampaikan kalau, pihaknya adalah fasilitator antara Pemdes dan Warga, Kita menghimbau kalaupun pihak perusahaan ada rencana membantu atau menyalurkan bantuan bentuk apapun, bisa di koordinasikan dengan Pemdes.kita akan gelar Musdes.

“Saya adalah sebagai penengah, sebaiknya jauh sebelum kita melangkah kita koordinasikan dulu, supaya lebih lamvar dalam pelaksanaannya,”pungkasnya.
Pada akhir pertemuan Kades , Pihak Arwana dan Ketua LMD & BPD saling asih berangkulan menunjukkan bukti adanya atmosfir keakraban .(Irw)