Panwas Kecamatan Karanggeneng Hadirkan “Nguppil” Untuk Kenyamanan Koordinasi Kepengawasan

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Tahapan kegiatan dalam rangka pemilihan kepala daerah secara serentak sudah dilaksanakan. Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati pun akan serentak dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk juga Kabupaten Lamongan yang akan memilih Bupati dan Wakil Bupatinya untuk memimpin selama lima tahun ke depan. KPUD dan Bawaslu Kabupaten Lamongan pun sudah mulai melaksanakan pekerjaannya kembali setelah sempat dihentikan sementara karena pandemi.

Jajaran Bawaslu Kabupaten Lamongan sebagai lembaga yang mengawasi kegiatan penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan yang akan dilaksanakan pada awal Desember 2020 tersebut ingin dalam tahapan pelaksanaan mulai dari awal sampai akhirnya nanti bisa baik dan tidak terdapat kecurangan dan pelanggaran lainnya. Bentuk-bentuk pengawasan pun dilaksanakan oleh Panwascam dan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) sebagai ujung tombak pengawasan Bawaslu Kabupaten Lamongan di lapangan. Tempat dan waktu koordinasi pun diciptakan guna memudahkan komunikasi antara Panwascam dan PKD.

Baca:  Sutrisno Bachir: Jiwa Wiraswasta rendah, Masyarakat Indonesia Lebih Memilih Jadi Karyawan

Panwas Kecamatan Karanggeneng, salah satu jajaran Bawaslu Kabupaten Lamongan menciptakan terobosan baru yakni membuat tempat nongkrong untuk PKD dan jajaran Panwas kecamatan saat berkoordinasi melaksanakan pengawasan maupun pembuatan laporan.

“Saya dan teman-teman di Panwas Kecamatan Karanggeneng sebetulnya tidak memiliki rencana membuat tempat nongkrong ini. Semua ide tersebut muncul spontanitas saat teman-teman PKD datang bersama-sama untuk berkoordinasi ke ruangan kami,” kata Anhari, ketua Panwas Kecamatan Karanggeneng saat ditemui, Kanalindonesia.com, Sabtu (08/08/2020).

Ruangan Panwas Kecamatan Karanggeneng yang terletak di sisi selatan gedung Kantor Kecamatan Karanggeneng sangatlah sempit, sehingga kalau 18 PKD dan sejumlah anggota Panwas kecamatan berada di dalam pasti akan tidak mampu menampung semuanya.

Baca:  Tahun 2020, Ditjen PSP Kementan Alokasikan Rp 26,63 Triliun Pupuk Bersubsidi

“Sangat terasa tidak nyaman apabila ruangan ini dimasuki banyak orang, lagi pula ada larangan merokok di dalamnya, sementara teman-teman banyak yang ahli hisap (merokok),” tutur Anhari sembari tertawa.

Karena merasa tidak nyaman karena ruangannya sempit dan larangan merokok, maka anggota PKD dan Panwas Kecamatan Karanggeneng memilih berkoordinasi di luar ruangan yang tidak jauh dari ruang Panwas Kecamatan Karanggeneng. Segelas kopi dan sebatang rokok seringkali menemani pertemuan-pertemuan tidak resmi tersebut. Apalagi ditambah semilir angin dari rerimbunan dedaunan pohon bambu dan pohon jati yang tumbuh di luar pagar komplek perkantotan Kecamatan Karanggeneng pasti akan menyegarkan pikiran.

“Mungkin terasa lucu bahkan jorok, kami memberi nama tempat tersebut dengan NGUPPIL (ngrumpi pengawasan pemilu). Akan tetapi nama tersebut lebih menarik dan mudah diingat” papar Anhari.

Baca:  Tim SAR Evakuasai Kru Pesawat Hercules TNI AU yang Jatuh

Panggung kecil berukuran 1 x 2,5 meter yang ditempatkan di pinggir tembok belakang gedung kantor Kecamatan Karanggeneng ini sangat strategis. Tempatnya tidak jauh dengan kantin, musholla dan tentunya dengan ruang Panwas kecamatan. Sehingga mempermudah bagi masyarakat dan tentunya jajaran PKD untuk bisa berkoordinasi langsung dengan Panwas kecamatan.

PKD Desa Banjarmadu, Jaya merasa sangat senang dengan adanya tempat tersebut karena bisa menjadi alternatif tempat ruang untuk koordinasi yang nyaman dan santai bila ada permalasahan yang harus ditanyakan pada anggota Panwas Kecamatan Karanggeneng.

“Tempatnya nyawan mas, bersih dan dekat dengan musholla dan kantin serta yang terpenting adalah adanya jaringan internet gratis,” ucap Jaya dengan tersenyum.(omdik)