Penjual Bendera Merah Putih Sepi Pembeli di Bulan Agustus

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Penjual bendera dan umbul-umbul dadakan dipinggir jalan protokol Kabupaten Ponorogo mulai menjamur, Sabtu (8/8/2020). Dan sayangnya Sang Saka di musim pandemi ini kurang diminati berbeda dengan tahun sebelumnya.

Pedang bendera asal, Garut Rahmad Hidayat yang jualan di jalan Sultan Agung itu mengaku bahwa, di agustus ini penjualan agak sepi berbeda dengan tahun kemarin-kemarin. Minat pembeli sepi lantaran Covid-19 yang saat ini masih mewabah.

Rahmad Hidayat mengaku,”Untuk pembeli di tahun ini menurun sampai dengan delapanpuluh persen. Untuk tahun lalu dalam satu hari bisa satu kodi sampai dua kodi penjualan kita. Sedangkan untuk tahun ini dalam satu hari tidak ada satu kodi yang terjual”. Tutur Rahmad

Baca:  Dandim Madiun Bersama Kapolres Pimpin Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Semeru 2019 Dan Pengamanan Sidang PHPU

Lebih lanjut Rahmad Hidayat juga mengatakan,”Selain bendera merah putih juga ada umbul-umbul dan beground yang kita jual. Semua bahan-bahannya dari Garut. Dan untuk harganya hanya penawarannya saja ada yang murah dan ada yang mahal. Terangnya.

Rahmad juga menjelaskan,”Sudah limabelas tahun saya jualan bendera dan umbul-umbul di Ponorogo ini. Setiap sepuluh hari sebelum bulan agustus saya dan teman-teman saya pasti datang ke Ponorogo untuk jualan Bendera Merah Putih dan Umbul-umbul. Dengan masih adanya wabah Covid-19 ini, Bendera dan Umbul-umbul yang tidak laku ya kita bawa pulang dan kita simpan dan jual kembali tahun depan”. Jelasnya. (Amar)