Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk Bekuk Dua Pengedar Sabu

NGANJUK, KANALINDONESIA.COM: Kerap melakukan transaksi narkotika jenis sabu, kini dua orang pria harus meringkuk di penjara. Dua pelaku yang bernama Purwoadi alias Gerandong (40) asal Jombang dan M Ih Fany Asmil Adiyta (22) warga asal Nganjuk ini ditangkap Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk secara bergantian.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Rony Yunimantara menyatakan Tim Rajawali 19 dibawah kepemimpinan Kasat Resnarkoba, Iptu Pujo Santoso dalam mengungkap kasus peredaran sabu berawal menangkap M Ih Fany Asmil Adiyta (22) warga Desa Mungkung, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.

“Setelah mendapat informasi dari masyarakat kami langsung melakukan penyelidikan dan mencurigai seorang pemuda yang sedang duduk diatas sepeda motor di SPBU Kelurahan Sukomoro kemudian kami tangkap yang bersangkutan,” ujar Rony dikutip Kanalindonesia.com di Mapolres Nganjuk, Minggu (9/8/2020).

Baca:  Pamit ke Sawah, Warga Semanding Ponorogo Ditemukan Meninggal di Galian Sumur Pompa Air

Saat digeledah, polisi menemukan satu klip plastik berisi 0,39 gram sabu yang dari dalam saku celana sebelah kanan. Pemuda tersebut diduga hendak transaksi sabu kepada pembelinya di sekitar SPBU.

Kepada petugas, pelaku Asmil mengaku bahwa dirinya telah meranjau paket sabu di sejumlah tiang di beberapa tempat untuk mengelabuhi polisi. Tak mau kecolongan, Tim Rajawali 19 langsung melakukan pencarian dan menemukan paket sabu yang ditempel di tiang listrik terbungkus tisu dan dilakban dari berbagai tempat tersebut.

Kemudian pelaku digiring ke rumahnya dan kembali menemukan barang bukti dari hasil penggeledahan di rumah pelaku Asmil di Desa Mungkung, Kecamatan Rejoso, Nganjuk.

“Disana menemukan sabu seberat 13,48 gram serta 23 kemasan plastik berisi total sekitar 23 ribu butir pil koplo jenis double L dan sejumlah peralatan hisap serta timbangan elektrik dan sebagainya,” ungkapnya.

Baca:  Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati Siap Maju Di Pilwali Surabaya

Dari hasil pemeriksaan pelaku, polisi kembali menemukan nama pelaku baru lainnya. Dia adalah Purwoadi alias Gerandong. Asmil mengaku kalau mendapatkan narkoba dari tersangka Gerandong.

“Selanjutnya kita tangkap pelaku Gerandong di rumahnya di Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Kecamatan Jombang. Saat digeledah, kita temukan barang bukti berupa paket sabu dalam plastik klip dan dua butir pil ekstasi serta peralatan hisap (bong),” tandas Rony.

Sedangkan pelaku Gerandong mengaku mendapatkan narkoba dari seseorang dari wilayah Mojokerto yang saat ini dalam pengejaran (DPO) Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk.

“Sejumlah barang bukti yang kita sita dari dua pelaku diantaranya narkotika jenis sabu seberat 13,48 gram serta 23 kemasan plastik berisi total sekitar 23 ribu butir pil koplo jenis dobel LL serta peralatan hisap (bong) dan timbangan elektrik,” tuturnya.

Baca:  Update COVID-19 Magetan Positif Tambah 2, Kluster Belum Diketahui

Hasilnya tim Rajawali 19 menemukan sabu seberat 13,48 gram serta 23 kemasan plastik berisi total sekitar 23 ribu butir pil koplo jenis double L dan sejumlah peralatan hisap serta timbangan elektrik dan sebagainya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka terancam dijerat dengan UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara, dan UU nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara. Ady