PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( DPMD ) Kabupaten Ponorogo menggelar sosialiaisasi dan menyerahkan bantuan program Jawa Timur Pemberdayaan Usaha Perempuan ( JATIM PUSPA) kepada 27 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Sawoo Kecamatan Sawoo, Rabu (22/9/2021).

Program Jatim Puspa tersebut merupakan inisiasi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang disalurkan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jatim.
Sasaran penerima Jatim Puspa merupakan ibu-ibu pelaku usaha kecil yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19.

Acara sosialisasi tersebut digelar di Aula Kecamatan Sawoo dihadiri oleh Bapak Camat Sawoo Setyo Hadi Sujatmiko sekaligus membuka acara,Pendamping Kabupaten Program JATIM PUSPA,Kepala Desa Sawo, Kepala Desa Temon, Kepala Desa Sendang Ngrayun dan Pendamping Desa serta Pendamping PKH. Acara sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari DPMD Jatim DR. Agus Darmawan M.S.I .

Sedangkan penyerahan bantuan berupa barang program JATIM PUSPA dilaksanakan di Aula Balai Desa Sawoo yang juga dihadiri oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Sawoo.

Camat Sawoo Setyo Hadi Sujatmiko menyampaikan bahwa Program Jatim Puspa ini adalah program unggulan Gubernur Jawa Timur dalam rangka membangkitkan kembali roda perekonomian warga karena terdampak pandemi covid 19.Program ini menjadi angin segar dan penghapus dahaga karena ekonomi keluarga terdampak wabah covid.

” Program ini hanya sebagai stimulan. Esensinya adalah memberi motivasi untuk berusaha. Dan semua pihak harus memberikan edukasi, pengawalan, pendampingan agar bermanfaat sesuai yang diharapkan, “jelasnya.

Whimpi Kristianto, Kepala Bidang Pemanfaatan TTG & Pengelolaan SDA DPMD Kabupaten Ponorogo, menerangkan untuk Anggaran 2021 ini Kabupaten Ponorogo sendiri program Jatim Puspa digelar di 3 Desa yaitu Desa Sawoo, Desa Temon Kec. Sawoo dan Desa Sendang Kec. Ngrayun dengan anggaran total Rp. 203.375.000 untuk semua dengan sasaran 67 KPM.

Keluarga penerima manfaat akan menerima alat usaha yang bervariasi tergantung kebutuhan dan jenis usaha Keluarga Penerima Manfaat (KMP) dengan nilai bantuan untuk masing-masing sebesar 2,5 juta.

“Dengan bantuan program Jatim Puspa ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan dan juga menjadi lahan penghasilan untuk menghidupi keluarga, “pungkasnya.

Perwakilan DPMD Jatim DR. Agus Darmawan M.S.I . menyampaikan bahwa ada beberapa indikator yang menjadi acuan apakah program ini sudah terlaksana dengan baik atau belum. Yang pertama harus tepat sasaran, kedua harus tepat manfaat.

“Selain itu program ini juga benar-benar transparan terkait anggaran untuk belanja barang. Jadi saya mengapresiasi kepada pendamping program Jatim puspa Desa dan Kabupaten untuk mengupayakan program ini sesuai amanat , saling terbuka dan kerjasama,”tambahnya.

Kami tetap berharap barang-barang yang sudah diterimakan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Penyerahan ini bukan akhir dari program tapi awal pendampingan yang sesungguhnya. Pendamping terus memberi motivasi agar usahanya terus berkembang dan bisa bersinergi dengan program ekonomi Desa seperti bumdes, kopwan dll sehingga Desa tersebut bisa menuju Desa yang mandiri, ‘pungkasnya.

Kepala Desa Sawoo, Sariono, mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jatim karena pelaku usaha kecil di Desa Sawoo sudah mendapatkan bantuan alat melalui Jatim Puspa.

“Ini bentuk kepedulian Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, untuk pemberdayaan perempuan. Penerimanya ibu-ibu yang merupakan tulang punggung keluarga,” katanya.

Pihaknya berharap bantuan melalui DPMD ini semua bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, demi kelangsungan perekonomian, khususnya di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Jangan sampai dijual, harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ibu-ibu ini orang hebat yang selama ini berjuang untuk mencari nafkah,” jelasnya di depan para KPM.

Menurutnya, bantuan alat yang diberikan oleh pemerintah sesuai kebutuhan KPM.Semoga program ini terus berkelanjutan seperti tahun 2020 lalu kami juga menerima bantuan program JALIN MATRA sebanyak 25 KPM.

“Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir, agar usaha yang dijalankan kembali normal,” tutupnya.

-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here