Merah Putih Berkibar di Mabar

MANGGARAI BARAT, KANALINDONESIA.COM: Dunia menderita bukan karna orang jahat berbuat jahat, tapi karna orang baik berdiam diri. Saatnya orang baik angkat suara. Hati baik, pikiran baik, pasti ada jalan Tuhan.

Ratusan masyarakat Manggarai Barat menggelar aksi damai pada kegiatan Mimbar Bersama Dukung Pembangunan Destinasi Super Premium di depan Kantor BOPLBF. Dukungan terhadap suksesnya kebijakan pemerintah dalam membangun destinasi super premium di Labuhan Bajo terus mengucur. Masyarakat Manggarai Barat meminta pemerintah agar bergerak cepat semaksimal mungkin bahkan mereka nyatakan siap bantu pemerintah untuk bangun Destinasi Super Premium.

Ketua Aksi, Florianus Surion Adu, mengatakan bahwa penunjukan Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) di Labuan Bajo sekaligus penetapan Kawasan Strategis Nasional di Labuan Bajo sebagai Kawasan Pariwisata Super Premium adalah bentuk nyata dan fakta bahwa Negara hadir demi memajukan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata.

Baca:  Saat Presiden dan Ibu Iriana Susuri Gua Batu Cermin di NTT

”Kebijakan pemerintah adalah berkah bagi masyarakat Manggarai Barat yang tentunya hal itu juga  sangat  diharapkan daerah-daerah lain  yang memiliki potensi pariwisata yang sama di Indonesia khususnya masyarakat NTT”, ucapnya.

Kemudian kebijakan Carrying Capacity yang dilakukan Kementerian Lingkungan dan Kehutanan RI di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) mutlak bertujuan menselaraskan antara daya dukung kawasan dan jumlah maksimum individu didukung oleh sumberdaya ekosistem yang ada. Suara negatif dari kelompok tertentu yang mengatasnamakan pelaku industri pariwisata di Labuan bajo menolak kebijakan Carrying Capacity dengan alasan ”membunuh” aktivitas industri pariwisata secara tegas dibantah.

Florianus menegaskan, pembangunan sarana pariwisata yang dilakukan pemerintah pusat tersebut dibangun di atas zona pemanfaatan wisata daratan seluas ± 1 (satu) hektar. Selain itu, bangunan yang dimaksud adalah renovasi bangunan yang lama dan yang terletak di area zona pemanfaatan  berciri khas betonisasi seperti yang sudah ada saat ini  di Loh Liang Pulau Komodo, Papagarang serta beberapa pos Taman Nasional Komodo serta bangunan rumah rakyat di Zona pemukiman khusus Kawasan Taman Nasional Komodo.

Baca:  Kejahatan Terorisme Sebagai Internasional Crime Dalam Kontruksi Hukum Internasional

Inisiator aksi damai terdiri dari Sekretariat Bersama Pemuda Masyarakat Manggarai barat (SETBER PM-MB), Himpunan Nelayan Bersama Kecamatan Komodo (NUANSA), Komite Aliansi Masyarakat Manggarai Barat (KAM-MB), Angkatan Muda Pro Reformasi Manggarai Barat (AMPAR), Gerakan Masyarakat Anti Tambang Manggarai Barat (GERAM), Gerakan Perempuan Membangun (EMBUN), Forum Multi Kultur Membangun (FMKM) Manggarai Barat dan Komunitas Pelaku Pariwisata Manggarai Barat.(Elsi)