Pacu Kuda Besi Satriya Fu, Warga Slahung Ponorogo Meninggal di TKP Setelah Masuk Jurang Sedalam 50 Meter

Petugas saat melakukan evakuasi dan olah TKP(Foto: Amar_kanalindonesia.com)

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Laka lantas tunggal dialami Kurniawan(25) warga Dukuh Gembes, Desa/ Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo yang mengendarai sepeda motor Satriya-Fu di jalan raya Ponorogo-Pacitan tepatnya di Desa Tugurejo,  Kecamatan Slahung, Rabu(12/08/ 2020).

Dalam lakalantas tunggal tersebut motor yang dikendarai korban masuk ke jurang sedalam 50 meter dan mengakibatkan korban meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara(TKP).

Kejadian bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah barat dan  setibanya di TKP ada tikungan ke kiri. Namun dikarenakan pengendara tidak bisa mengendalikan laju motornya sehingga berjalan lurus dan jatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter.

Petugas Polsek Slahung yang mendapati laporan dari masyarakat segera menuju ke TKP untuk melakukan evakuasi.

Baca:  Tabrakan Beruntun Dua Mobil Satu Motor di Ponorogo, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Jenazah korban berhasil dievakuasi namun  sepeda motor Suzuki Satria-Fu No Pol belum teridentifikasi karena masih belum bisa dievakuasi dikarenakan medan yang sulit.

Saksi mata warga Desa Senepo, Slahung, Lasmono mengatakan,” tadi sekitar ba’da maghrib, korban pulang dari acara ngopi di wilayah Gemah, Pacitan bersama dua temannya. Dua temannya sudah melaju duluan dan korban di belakang naik motor sendirian. Pas ketika di tikungan korban kehilangan kendali dan langsung masuk kejurang. Untuk kendaraannya masih nyangkut dan korban terjun bebas sampai dasar jurang dan kepalanya terbentur batu, akhirnya meninggal di lokasi,” kata Lasmono.

Lasmono menambahkan,” korban adalah warga Dusun Gembes, Desa Slahung, Kecamatan Slahung. Untuk sepeda motor masih tersangkut dan belum bisa dievakuasi. Karena yang didahulukan mengevakuasi korban dan atas kesepakatan keluarga dan masyarakat serta pihak desa, karena kecelakaan tunggal langsung dibawa pulang untuk dirawat jenasahnya untuk dikebumikan,”jelasnya.

Baca:  Akibat Alat Berat nyangkut Kabel PLN, Terjadi Laka dan Macet

Sementara itu anggota Polsek Slahung, Bripka Jony Agus Prasetya yang datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan,” korban melaju dari arah barat ke timur dan tepatnya di tikungan kiri, korban kehilangan kendali dan akhirnya tidak bisa membelok kiri dan meluncur lurus sampai dengan jatuh ke jurang dengan kedalaman kurang lebih limapuluh meter. Dan untuk evakuasi korban yang dinyatakan meninggal dunia dengan luka parah di bagian kepala. Dimungkinkan terkena benturan batu. Dan selanjutnya korban oleh pihak keluarga disepakati untuk dibawa pulang kerumah dan dinyatakan untuk tidak perlu di otopsi,”terangnya.

Jony juga menjelaskan,”untuk laka lantas ini dinyatakan tunggal karena dari keterangan teman-temannya, awalnya mereka ngopi terus pulang dan naik motor sendiri dan temannya berboncengan dan akhirnya terjadi kecelakaan tersebut,”pungkasnya. (Amar)

Baca:  Jendral (Purn) Moeldoko Pantau Keberhasilan Kinerja HKTI Bojonegoro