BNPB, Kemendikbud, dan Kemendagri bersama Pemprov Jawa Tengah Lakukan Monev Pelaksanaan KKN Tematik COVID-19 di Jawa Tengah

SEMARANG, KANALINDONESIA.COM: Dalam rangka pelaksanaan KKN Tematik COVID-19 di Jawa Tengah, telah diselenggarakan rapat koordinasi yang diikuti oleh beberapa kementerian dan lembaga terkait. Rapat tersebut dihadiri oleh Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Kota Semarang, BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Karanganyar, Dinas Kesehatan Kota Semarang, Universitas PGRI Semarang, dan Universitas Setiabudi. Harapannya, pelaksanaan rapat koordinasi ini dapat memperkuat komitmen dan kolaborasi antar instansi dalam menyelenggaraan program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) sebagai upaya penanggulangan pandemi COVID-19 di Indonesia.

Kegiatan rapat koordinasi pelaksanaan KKNT diperkaya dengan adanya sesi diskusi panel. Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB, Dr. Udrekh menyampaikan bahwa yang menjadi fokus pemerintah saat ini adalah tetap menjaga berjalannya protokol kesehatan sekaligus mencoba untuk menggerakkan roda perekonomian. Objektif ini dapat dicapai dengan mengupayakan perubahan perilaku pada masyarakat. Melalui KKNT, perubahan perilaku yang dimaksud dapat didorong dengan pendekatan lokal dan non-konvensional yang dilakukan oleh mahasiswa. Berkorelasi dengan apa yang disampaikan oleh Dr. Iwang Yusuf, nantinya program KKNT akan dievaluasi dan dijadikan bahan pembelajaran bagi program Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca:  Desa Kalirandugede Gelar Wayang Kulit " Wahyu Katentreman "

Dua universitas di Jawa Tengah menjadi tonggak awal dari berjalannya program KKNT, yaitu Universitas PGRI Semarang dan Universitas Setiabudi. Sebanyak 1102 mahasiswa Universitas PGRI Semarang telah terverifikasi untuk mengikuti program KKNT COVID-19. Pihak universitas terus memantau dan menjaga berjalannya kegiatan melalui pembekalan dosen koordinator lapangan, webinar, dan menjalankan monitoring dan evaluasi melalui RECON maupun basis data perguruan tinggi mengenai kebaharuan program oleh mahasiswa serta respon dari masyarakat yang terlibat. Bimbingan kegiatan KKNT minimal dilakukan sebanyak 5 kali serta hasil kegiatan wajib dipublikasikan.

Hal serupa juga dilakukan oleh Universitas Setiabudi. Universitas Setiabudi berkomitmen untuk melibatkan mahasiswanya dalam program KKNT dalam berbagai bentuk kegiatan yang menyasar pada berbagai kalangan masyarakat. Kegiatan yang dilakukan dilapangan dihimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 dan sejalan dengan program Jogo Tonggo Jawa Tengah. Program Jogo Tonggo merupakan program Pemerintah Daerah Jawa Tengah untuk mendukung objektif perubahan perilaku masyarakat yang digaungkan oleh Satuan Tugas COVID-19.

Baca:  Rawa Pening Siap Jadi Wisata Kelas Internasional

Pasca diselenggarakannya rapat koordinasi ini akan dilaksanakan juga kunjungan dari BNPB, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kementerian Dalam Negeri ke Universitas PGRI, Universitas Setia Budi serta 7 lokasi desa yang menjadi lokus pelaksanaan KKN Tematik COVID-19 yang berada di Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kota Surakarta dan Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah.