Polres Gresik Musnahkan Hasil Operasi Tumpas Narkoba 2020, Pelaku Masih Ada Berstatus Pelajar

GRESIK, KANALINDONESIA.COM : Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, bersama jajaran Forkopimda gelar konferensi pers pemusnahan barang bukti peredaran narkoba hasil dari Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020 yang berlangsung selama 12 hari terhitung mulai tanggal 24 Agustus s/d 04 September 2020 , Kamis (10/9/2020).

Kapolres memusnahkan barang bukti dari hasil Operasi Tumpas Semeru yang digelar selama 12 hari.

Selain mengamankan sejumlah barang bukti peredaran obat terlarang tersebut, polisi juga mengamankan 54 pelaku dengan barang bukti yang relatif fantastis.

Dari 54 tersangka yang terjaring dalam razia,budak narkotika tersebut, 4 di antaranya masih berstatus pelajar.

Ini menandakan bahwa peredaran narkoba di wilayah Gresik masih relatif tinggi dan harus menjadi atensi khusus.

Baca:  Tukang Jagal Hewan Kurban Musiman Saat Hari Raya Idul Adha

“Empat di antaranya masih anak-anak, masih kelas tiga tingkat SMA,” kata Arief.

Kapolres mengatakan, fakta ini menjadi hal yang buruk ketika terus terjadi di masyarakat.

AKBP Arief Fitrianto menambahkan, pihaknya tidak akan mentolelir narkoba dan menyatakan perang terhadap narkoba.

“Apalagi narkoba sangat merusak generasi muda, untuk itu, kita menyatakan perang dan gencar untuk memberantas narkoba, ” pungkas Kapolres Gresik.(Irw)