Ratusan Warga Terjaring Operasi Tertib Masker Di Hari Pertama PSBB di Jakarta Utara

Warga yang terjaring tidak Pakai masker kena sanksi sosial saat penerapan PSBB
Warga yang terjaring tidak Pakai masker kena sanksi sosial saat penerapan PSBB

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM :  Ratusan warga terjaring Operasi Tertib Masker (Tibmask) pada hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta Utara pada Senin (14/9/20) kemarin. Banyak pelanggar dikenai sanksi mulai dari sanksi kerja sosial hingga denda administrasi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Administrasi Jakarta Utara Yusuf Majid mengatakan, Operasi Tibmask pada hari pertama penerapan PSBB menjaring 201 pelanggar. Operasi tersebut diselenggarakan di enam titik strategis di wilayah Jakarta Utara.“Total 201 pelanggar terjaring dalam Operasi Tibmask pada hari pertama PSBB kemarin,” kata Yusuf saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (15/9/20).

Dari 201 pelanggar tersebut, dirinci sebanyak 163 pelanggar dikenakan sanksi kerja sosial dan 38 pelanggar lainnya dikenakan sanksi denda administrasi.

Baca:  Danramil 03/GP Menyambut Baik Kedatangan Anggota Mitra Jaya

Untuk sanksi kerja sosial, pelangar diminta untuk membersihkan fasilitas umum yang sekitar lokasi operasi. Sedangkan untuk sanksi denda administrasi terdapat tiga perbedaan nilai besaran denda mulai dari Rp 150 ribu, Rp 200 ribu, dan Rp 250 ribu.

Dari keenam titik lokasi, total sanksi denda administrasi mencapai Rp 6,5 juta. Sanksi denda administrasi terbesar berasal dari lokasi Operasi Tibmas di Jalan Danau Sunter Selatan, Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok.

“Operasi Tibmask ini merupakan lanjutan dari operasi sebelumnya. Untuk saat ini (PSBB), operasi akan semakin dimasifkan di enam kecamatan guna menertibkan masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 (Corona Virus Disease 2019),” jelasnya.

Baca:  Menjelang Pemilukada DKI Jakarta Putaran II, Koramil Kembangan Giat Berkunjung ke Wilayah.

Secara terpisah, Kepala Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara AKBP Rachmat Sumekar menerangkan, Operasi Yustisi juga diterapkan bersamaan dengan Operasi Tibmask di wilayah Jakarta Utara. Meski begitu, keberadaan aparat kepolisian pendamping petugas Satpol PP dalam penegakan Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Aparat kami (kepolisian) hanya sebagai pendamping dalam operasi ini. Penegakan aturan berada pada petugas Satpol PP,”jelas Kasat Lantas Wilayah Jakarta Utara.@wn